PR Berat Menanti Sekda Baru

Kekosongan Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember, akhirnya terisi juga. Ya, beberapa waktu lalu, Bupati Jember MZA Djalal melantik, Mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sugiarto, Menjadi Sekda Jember. Menjabatnya Sugiarto sebagai sekda, sebenarnya sudah diprediksi banyak orang. Hanya saja saat itu, Sugiarto selalu menolak berkomentar, ketika ditanya dirinya sangat berpeluang duduk sebagai sekda. Terkait persoalan tersebut, apa yang menjadi PR terberat sekda yang baru, mengingat sejak lama posisi sekda mengalami kekosongan? Kemudian, bagaimana pendapat wakil rakyat terkait terisinya kursi sekda? Dan bagaimana pula pendapat masyarakat?

Banyak Pekerjaan Rumah yang harus segera dikerjakan oleh sekda yang baru. Terutama menjelang pemilu kada, sekda harus mampu mengontrol seluruh PNS di lingkungan Pemkab Jember, agar bersikap netral. Maksudnya tidak memihak kepada salah satu calon bupati.

Sebab jika hal itu terjadi, jelas akan menimbulkan protes keras dari masing-masing calon. Dan dampaknya, keadaan Jember tidak akan kondusif. Demikian Ungkapan Ketua DPRD Jember, Saptono Yusuf, Kepada Kiss Fm.

Menurut Saptono, tidak hanya itu saja, sekda yang baru harus segera melakukan koordinasi, dengan seluruh kepala SKPD, dan memberi arahan untuk terus meningkatkan kinerja. Yang tak kalah penting lagi, sekda segera mempersiapkan tatanan yang baik di pemkab jember.

Ini mengingat lanjut Saptono, pada saat pelaksanaan kampanye, bupati harus cuti dari jabatannya. Sebab, beliau kembali mencalonkan pada pemilu kada mendatang, sehingga, semua kinerja di Pemkab Jember tidak terganggu.

Saptono juga berharap, agar Sekda yang baru, membuat tim pemantau khusus, untuk mengawasi PNS selama pelaksanaan pemilu kada. Sehingga kata dia, ketika masyarakat menemukan PNS, yang misalkan memanfaatkan jabatan, kemudian fasilitas Negara, untuk mendukung salah seorang calon, langsung bisa melaporkannya.

Tidak jauh beda dengan Saptono, Koordinator LSM Forum Komunikasi Anak Bangsa (FKAB), Suharyono Mengatakan, yang terpenting saat ini, sekda yang baru segera mempersiapkan dan melakukan koordinasi dengan seluruh unit kerja.

Agar nantinya, pada saat bupati maupun wakil bupati, cuti untuk kampanye, semua urusan terutama yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, tidak terganggu dan terbengkalai. Kemudian lanjut suharyono, Sekda segera memberi himbauan kepada seluruh PNS, agar bersikap netral, serta menindaktegas siapapun PNS yang terbukti menjadi salah satu tim sukses calon bupati.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jember, Sugiarto mengatakan, banyak pekerjaan harus segera ia kerjakan. Ini mengingat, kursi sekda mengalami kekosongan agak lama. Sehingga harus mempelajari apa saja yang harus segera diselesaikan.

Terkait netralitas PNS jelang pemilu kada, Sugiarto berjanji, akan menindak oknum PNS, yang terbukti terlibat dalam kegiatan politik praktis, apalagi menjadi tim pemenangan. Tidak hanya itu saja, Menurut Mantan Kepala BKD tersebut, pihaknya akan membentuk tim khusus yang akan melakukan pengawasan terhadap PNS.

Sugiarto juga meminta kepada masyarakat, ketika menemukan oknum PNS yang tidak netral, agar segera melaporkan kepada pihaknya. PNS yang tidak netral akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari teguran hingga pemecatan secara tidak hormat.

(1,224 views)
Tags: