Karena Kesadaran Orang Tua Rendah, 4 Siswa SMPLB Batal Ikut Unas

4 orang siswa SMPLB tidak mengikuti ujian nasional yang digelar hari ini. Satu diantaranya dikarenakan menikah dan 3 orang yang lain karena tempat tinggalnya sangat jauh dari sekolah.

Wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMPLB tuna rungu Jember Arida Khoirunisa mengatakan, pihak sekolah akan berupaya mendatangi lagi siswa yang berhalangan hadir untuk mengikuti ujian, dan diupayakan untuk mengikuti ujian susulan. Tetapi jika tetap tidak mau pihak sekolah akan melaporkan tidak lulus sehingga bisa diikutkan ujian ulang.

Menurut Arida, yang menjadi persoalan ketidakhadiran siswa ini sebenarnya bukan karena anaknya yang tidak mau tetapi lebih kepada kurangnya kesadaran orang tua siswa untuk mengantar jemput. Sebab satu siswa yang mengikuti Unas saat ini saja setiap hari harus diantar jemput oleh pihak sekolah.

Terkait meteri ujian sebenarnya lanjut Arida sangat mungkin untuk diselesaikan oleh siswa SMPLB Jember. Sebab materi yang diujikan sangat mirip dengan materi yang diajarkan sehari-hari. SMPLB Jember sendiri sebelumnya sudah mendaftarkan 5 orang siswanya untuk mengikuti ujian nasional. Dengan ketidakhadiran 4 orang siswa praktis hanya satu orang siswa SMPLB tuna rungu yang tahun ini mengikuti ujian nasional.

(975 views)
Tags: