KPUD Hanya Akui Rekom DPC Untuk Pendaftaran Calon Bupati Dan Wakil Bupati

KPUD Jember mensyaratkan pasangan calon bupati dan wakil bupati menyertakan rekomendasi dari parpol yang ditandatangani oleh pengurus kabupaten. Ini artinya KPUD hanya mengakui rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPC. Sehingga tidak ada keharusan melampirkan rekom DPP dalam persyaratan pendaftaran calon bupati dan wakil bupati.

Anggota KPUD Jember Habib Rohan mengatakan, dirinya tidak menemukan satupun klausul dalam perundangan yang mewajibkan pelampiran rekomendasi dari pengurus pusat. Sehingga rekomendasi DPP tidak mutlak harus ada. Meski demikian KPUD juga tidak memiliki kewenangan  untuk melarang calon melampirkan rekom dari DPP.

Menurut Rohan dalam kondisi tertentu memang rekom DPP dibutuhkan untuk mengukur legalitas DPC, jika di kemudian hari terjadi komplain dari pihak lain. Tetapi karena dalam perundangan tidak ada keharusan maka KPUD juga tidak berani menambah-nambahi sendiri aturan main yang sudah ditetapkan. Jika ternyata nanti ada perbedaan dukungan antara DPC dengan DPP, hal ini harus diselesaikan sendiri di internal partai masing-masing.

Saat ini saja perbedaan statement di internal partai juga sudah mulai muncul. Seperti di tubuh partai gerindra misalnya, terjadi perbedaan statement antara ketua DPD Gerindra Jawa Timur dengan ketua DPC Gerindra Jember.

Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Gudfan Arief saat dikonfirmasi per telfon mengatakan, tim seleksi calon kepala daerah sudah melakukan rapat pleno yang dipimpin langsung ketua umum DPP Gerindra Prabowo Subianto. Untuk Jember rekom diberikan kepada Taufik Setiadi. Bahkan menurut Gudfan, DPD Jawa Timur dan DPC Gerindra Jember sudah mendapatkan tembusan rekomendasi tersebut.

Sementara ketua DPC Gerindra Jember Suhardjito justru mengaku sampai saat ini Gerindra belum memutuskan siapa calon bupati yang akan diusung. Suhardjito dengan tegas membantah rekomendasi Gerindra diberikan kepada Taufik Setyadi. Karena sampai hari ini Suhardjito hanya diperintahkan untuk menunggu turunnya rekom. Tetapi Taufik mengatakan bahwa dirinya sudah mengantongi rekomendasi tertulis dari DPP.

Sebelumnya Suhardjito mengatakan, dari sekian banyak calon yang menyakan siap maju sebagai calon bupati dan wakil bupati, ada 3 calon yang diusulkan ke DPP, MZA Jalal, Bagong Sutrisnadi dan Taufik Setyadi. Tetapi dari ketiga calon hanya incumbent MZA Djalal yang sudah intens melakukan komunikasi dengan DPC Gerindra.

Perbedaan dukungan antara DPP dan DPC memang kerap terjadi saat menjelang pemilu kada. Pengalaman pilkada lalu, beberapa kandidat mengaku sudah mengantongi rekom dari DPP, ternyata tidak bisa mendaftarkan diri ke KPUD Jember karena rekom DPC diberikan kepada calon lain.

(1.004 views)
Tag: