Merasa Diperlakukan Tidak Adil Terpidana Kasus Penipuan Lapor Ke MK Dan Komnas HAM

Merasa diperlakukan tidak adil oleh Mahkamah Agung, terpidana kasus penipuan yang juga mantan wakil ketua DPRD Jember Mahmud Sarjuyono melapor ke Mahkamah Konstitusi, Komnas HAM dan Komisi Yudisial.

Mahmud menilai Hakim Agung khilaf dalam melihat kasus yang dialaminya. Aplagi dalam KUHAP pasal 244 sudah jelas menyebutkan, putusan bebas murni di pengadilan negeri tidak bisa diajukan kasasi. Memang menurut Kasi Pidum Kejari Jember ada yurisprudensi. Tetapi menurut Mahmud yurisprudensi tidak bisa mengalahkan undang-undang.

Karena merasa diperlakukan tidak adil inilah pekan lalu Mahmud berserta kuasa hukumnya menghadap petinggi MK, KY dan Komnas HAM// MK kemudian membuat surat kepada Mahkamah Agung agar diperhatikan. Mahmud berharap pertimbangan ini dijadikan salah satu pertimbangan bagi hakim agung untuk memutuskan peninjauan kembali yang diajukannya.

Diberitakan sebelumnya, Mahmud dipidana karena telah melakukan penipuan terhadap seorang pengusaha asal Surabaya Happy Kelana. Happy merupakan bakan calon wakil bupati yang akan berpasangan dengan Mahmud. Namun di tengah jalan PKPB sebagai pengusung Happy tiba-tiba menarik dukungannya ke Happy dan mengalihkannya untuk Samsul Hadi Siswoyo.

Setelah melalui beberapa kali persidangan hingga di tingkat kasasi, Mahkamah Agung menjatuhkan vonis 1 tahun penjara terhadap Mahmud, dan memerintahkan kejaksaan negeri untuk menjebloskan Mahmud ke lapas Jember. Namun hingga saat ini upaya eksekusi yang dilakukan jaksa gagal.

(950 views)
Tag: