Menunggu Calon Bupati Dari PKB

Proses penjaringan Bakal Calon Bupati Dan Wakil Bupati Jember di DPC PKB memang sudah berakhir. Untuk selanjutnya para bakal calon akan mengikuti serangkaian tahapan, salah satunya fit and proper test. Bahkan rencananya, besok pagi sejumlah calon yang sudah mengembalikan berkas akan diperkenalkan oleh DPC PKB Jember kepada seluruh Pengurus MWC Dan PAC. terkait persoalan ini, siapakah kira-kira yang akan direkomendasikan PKB? Kemudian, sejauh mana persiapan PKB jelang Pemilu Kada mendatang?

Ada sejumlah nama bakal calon bupati di DPC PKB Jember, yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat jember. Sebut misalkan, Jasmine Senos mantan Dandim, Ali Mudhori Mantan Anggota DPR-RI, Abdullah Syamsul Arifin Ketua Tanfidz PCNU Jember, Asmuji Direktur Politeknik Jember, Dan Taufik Setyadi Administratur Perhutani Jember.

Menurut Ketua Tim Desk Pemilu Kada DPC PKB Jember, Lukman Yasir, sedikitnya ada 13 calon yang akan mengikuti seleksi di DPC PKB Jember.13 calon tersebut nantinya akan mengikuti fit and proper test oleh DPP dan DPW PKB.

Lukman menambahkan, sebelum pelaksanaan fit and proper test, masing-masing calon dipersilahkan untuk melakukan komunikasi dengan masing PAC. Hanya saja, calon tidak diwajibkan mendapat dukungan dari PAC.

Tim desk pemilu kada lanjut Lukman, menargetkan paling tidak awal maret mendatang, sudah ada calon bupati yang sudah direkomendasi oleh DPP PKB. Sebab menurutnya, jika rekomendasi turun memasuki masa pendaftaran di kpu, maka DPC PKB akan mengalami kewalahan.

Lebih jauh lukman menjelaskan, tim desk pemilu kada tidak akan melakukan diskriminasi terhadap semua calon bupati. Tim desk tetap akan mengirimkan seluruh nama ke dpp, untuk dipertimbangkan kemudian ditetapkan menjadi calon bupati. Lukman kawatir, jika pihaknya akan mengirimkan tiga nama, maka akan terjadi kecemburuan di antara calon.

Salah satu calon bupati yang mengikuti penjaringan di DPC PKB Jember, Bagong Sutrisnadi menjelaskan, dirinya sengaja mengikuti penjaringan calon bupati di PKB, sebab menurutnya, PKB berpotensi untuk mengusung calon bupati. Bagong menambahkan, dirinya tidak ingin berspekulasi dengan hanya mengikuti penjaringan di democrat. Itu lantaran, calon yang mengikuti penjaringan di demokrat jumlahnya lebih dari 20 orang.

Hanya lanjut Mantan Wakil Bupati Jember ini, bukan berarti PKB dijadikan sebagai cadangan jika dirinya tidak direkom oleh democrat. Bagong tetap akan berangkat dari partai yang terlebih dahulu memberikan rekomendasi.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Jember, Ayub Junaidi mengaku, partainya sudah melakukan koalisi dengan dua partai politik non parlemen. Untuk mengusung calon bupati kata ayub, PKB hanya butuh tambahan suara sekitar 17 ribu dan itu sudah bisa dipenuhi dengan koalisi dua parpol non parlemen ini.

(1.086 views)
Tag: