Harga Beras Melambung Daya Beli Masyarakat Turun 40 Persen

Seiring dengan tinggiya harga beras, daya beli masyarakat khususnya terhadap pembelian beras kualitas sedang menurun hingga 40 persen. Masyarakat justru memilih beras kualitas rendah yang haganya masih dikisaran 5 ribu rupiah perkilogram.

Menurut salah satu pengusaha beras asal Kalisat Kamil Gunawan, biasanya dengan harga beras normal sekitar 5300, jumlah beras yang dikeluarkan dari gudangnya cukup besar. Tetapi dengan kenaikan harga saat ini yang mencapai 6200 perkilogram, terlihat penurunan hingga 40 persen.

Solusinya lanjut Kamil, rencananya mulai awal bulan depan dirinya terpaksa menurunkan harga beras kualitas sedang menjadi 6000 sampai 6100 perkilogram. Diharapkan dengan penurunan harga tersebut daya beli masyarakat lebih meningkat. Konseuensinya, dirinya juga akan menurunkan harga beli gabah kering dari petani.

Meski harga beras saat ini melambung tinggi, Bulog masih belum melakukan operasi pasar. Sebab menurut Kamil, sebenarnya stok beras bulog masih cukup. Tetapi mereka tidak terburu-buru melakukan operasi pasar karena stok mereka digunakan sebagai cadangan untuk antisipasi gagal panen mendatang.

Cuaca musim kali ini menurut Kamil, sangat mirip dengan cuaca tahun 2007 lalu, saat Indonesia mengalami gagal panen besar-besaran. Karena itu jika Bulog saat ini melakukan operasi pasar, jika nanti terjadi gagal panen akan sangat beresiko bagi pemerintah. Tetapi jika gagal panen tidak terjadi, besar kemungkinan harga beras akan turun drastis karena stok melimpah.

(870 views)
Tags: