KAMMI Dan FSLDK Desak Pansus Century Kesampingkan Muatan Politis

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau KAMMI dan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus atau FSLDK Jumat pagi menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Jember. Mereka menuntut pansus century yang dibentuk oleh DPR-RI segera menuntaskan tugasnya menguak scandal bank century.

Korlap aksi Firdian Tri Cahyo mengatakan, pemanggilan mantan wakil presiden Jusuf Kalla, Pardede serta Sri Mulyani sudah cukup membuka celah untuk membawa kasus scandal century yang merugikan negara hingga 6,7 triliun tersebut ke ranah hukum. Tapi nyatanya pansus masih lebih menonjolkan muatan politis ketimbang untuk mengungkap fakta scandal century sebenarnya.

Menurut Firdian, sekarang sudah saatnya mengembalikan eksistensi perbankan syariah. Sebab terjadinya scandal century merupakan salah satu dampak perbankan capital, yang merupakan adopsi dari antek-antek Amerika untuk mengahncurkan perekonomian Indonesia.

Sementara salah satu anggota DPRD Jember dari fraksi PKS yang menemui mereka Ayong mengatakan, pada prinsipnya fraksi PKS mendukung aksi yang dilakukan mahasiswa ini. Sebab sikap fraksi PKS di pusat sudah jelas, merupakan salah satu pendukung dibentuknya pansus century. Ayong mengatakan fraksi PKS di DPRD Jember akan segera menyampaikan aspirasi mahasiswa ini kepada anggota fraksi PKS di DPR-RI khususnya yang masuk dalam pansus century.

Lebih jauh Ayong mengatakan, sejauh ini memang dirinya meilhat pansus bertengkar tentang sesuatu yang tidak penting. Sedangkan persoalan intinya sampai sekarang belum tersentuh. Jika ingin segera di tuntaskan, seharusnya pansus century mengesampingkan dulu muatan politis dalam persoalan tersebut.

(941 views)
Tag: