Komisi D Pertanyakan Sumber dana Yang Dipakai PMI Untuk Bagi-Bagi Sarung

Komisi D DPRD Jember mempertanyakan peruntukan dana sumbangan masyarakat dari bulan dana PMI, serta sumber anggaran yang digunakan PMI untuk bagi-bagi sarung kepada masyarakat menjelang lebaran lalu. Padahal PMI sama sekali tidak ada hubunbgannya dengan pembagian sarung.

Ketua komisi D DPRD Jember Sunardi menuturkan, beberapa kali komisi D menerima keluhan dari masyarakat, tentang kupon sumbangan bulan dana PMI. Masyarakat terutama orang tua wali murid merasa dipaksa untuk membayar kupon PMI. Padahal yang namanya sumbangan seharusnya sukarela bagi yang mau saja.

Sunardi mempertanyakan penggunaan pengumpulan sumbangan tersebut, serta mempertanyakan sumberdana yang digunakan pmi untuk melakukan kegiatan bagi-bagi sarung kepada tokoh masyarakat menjelang lebaran lalu. Sunardi melihat tidak ada korelasinya antara PMI dengan bagi-bagi sarung, sehingga komisi D meminta kegiatan tersebut tidak diulang lagi tahun depan.

Sementara ketua PMI cabang Jember Sandi Hasan mengatakan, bulan dana PMI dikelola oleh panitia khusus yang ditunjuk dan mendapatkan SK dari bupati. Meski biasanya diketuai oleh sekda, karena beberapa pertimbangan jabatan ketua diberikan kepada asisten 3.

Kupon bulan dana PMI sifatnya tidak memaksa tetapi sukarela. Besarannya untuk anak sekolah tidak lebih dari dua ribu rupiah sekali dalam setahun. Sedangkan untuk tempat-tempat perbelanjaan hanya 250 rupiah. Sampai saat ini lanjut Sandi, pendapatan PMI hanya 300 juta dari 800 juta yang ditargetkan. Dari sektor pendidikan sendiri baru menyumbangkan 100 juta rupiah, dari 500 juta yang ditargetkan.

Sedangkan untuk penggunaannya menurut Sandi, idealnya dipakai untuk operasional PMI pada tahun 2010. Diantaranya untuk kegiatan membantu korban bencana alam, serta sosialisasi untuk mengantisipasi jumlah korban jika terjadi bencana.

Terkait bagi-bagi sarung menjelang lebaran lalu menurut Sandi, itu merupakan sarung sisa untuk membantu korban banjir bandang Panti tahun 2006 lalu yang belum sempat terdistribusikan. Sehingga PMI tidak mengeluarkan anggaran sedikitpun untuk membeli sarung.

(648 views)
Tag: