Puluhan Aktivis PMII Unjuk Rasa Tolak Tambang Pasir Besi Paseban

IMG00061Puluhan aktivis pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Jember Rabu siang melakukan aksi unjuk rasa di kantor disperindag, pemkab dan DPRD Jember. Mereka menuntut pencabutan rekomendasi ijin tambang pasir besi di paseban kencong yang sudah dikeluarkan untuk salah satu investor oleh disperindag.

Korlap aksi Mohammad Anas Irfan dalam orasinya mengatakan, semangat bupati untuk menata kota membangun desa merupakan pemikiran mulia. Tapi sayangnya karena dipengaruhi nafsu yang membabi buta bupati justru mengeluarkan kebijakan yang melanggar undang-unang dan peraturan pemerintah, khususnya rencana tata ruang tata wilayah kabupaten Jember.

Dalam undang-undang nomor 28 tahun 2008 tentang tata ruang tata wilayah, kawasan Paseban sampai Puger merupakan kawasan lindung. Tapi kenyataannya bupati berkonspirasi dengan disperindag untuk merampok desa membongkar kota. Dengan memanfaatkan kondisi masyarakat Paseban yang sangat membutuhkan lapangan pekerjaan, pemkab mengadu domba masyarakat untuk melegalkan tambang pasir besi.

Atas kondisi tersebut PMII menuntut bupati melalui disperindag segera mencabut rekomendasi ijin penambangan, sekaligus memerintahkan penghentian aktivitas penambangan pasir besi. Jika dalam waktu seminggu pasca aksi dilakukan tidak ada tanggapan, PMII mengancam akan melakukan aksi mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan MZA Jalal.

Sayangnya kepala dinas perindustrian Hariyanto sedang tidak berada di tempat. Meski ada salah satu perwakilan dari disperindag para pengunjukrasa menolak melakukan dialog. Aksi kemudian dilanjutkan ke kantor pemkab dan DPRD Jember.

(1.495 views)
Tag: