Belum Maksimalnya Kaderisasi Partai Demokrat Jember

Sejak beberapa waktu lalu, DPC Partai Demokrat Jember, menggelar rekrutmen bakal calon bupati yang akan diusungnya pada pilkada 2010 nanti. Sedikitnya ada 15 orang yang mengikuti proses rekrutmen ini. Beberapa nama-nama yang mengikuti penjaringan, bukan wajah baru lagi di Kota Jember. Sebut misalkan, Bagong Sutrisnadi Mantan Wakil Bupati Jember, Sujatmiko Mantan Anggota DPRD Jember dan Taufik Setyadi Administratur KPH Jember. Hanya yang menjadi persoalan, dari 16 belas nama bakal calon yang mengikuti rekrutmen bakal calon bupati, hanya dua orang yang murni berasal dari kader democrat. Terkait persoalan ini, pertanyaannya adalah, mengapa hanya satu orang kader demokrat yang mengikuti rekrutmen ini? Apakah ini menandakan, SDM Kader Demokrat terbatas? Bagaimana pandangan pengamat terkait persoalan ini?

Hari ini adalah hari terakhir pengambilan formulir di DPC Partai Demokrat, sedangkan untuk batas pengembaliannya, Partai Demokrat memberikan waktu hingga tanggal 27 November mendatang.

Ketua DPC Partai Demokrat Jember, Saptono Yusuf mengatakan, sudah menjadi konsekuensi logis, proses rekrutmen terbuka yang digelar partainya, akan diikuti dari luar kader partai. Penjaringan terbuka juga atas instruksi DPP, karena pertimbangannya, tidak menutup kemungkinan calon di luar partai akan lebih baik daripada kader partai.

Terkait keterbatasan SDM, menurut Saptono, sebenarnya SDM di partainya sangat melimpah. Hanya saja, jika berbicara pilkada, maka yang jelas akan melihat kekuatan finansial calon. Sebab menurutnya, dirinya tidak bisa menutup mata, cost atau biaya yang harus dikeluarkan calon jumlahnya tidak sedikit.

Sedangkan Kader Partai Demokrat sendiri lanjut Saptono, sejauh ini masih belum siap, terutama persoalan finansial dan mental, pasalnya, Partai Demokrat tergolong partai baru, sehingga internal partai harus ditata terlebih dahulu.

Lebih jauh Saptono menjelaskan, terkait akan diarahkan kepada siapa dukungan Partai Democrat, secara pribadi, hati nuraninya menginginkan dukungan diberikan kepada kader internal partai. Hanya saja lanjut dia, Partai Demokrat Jember tetap akan mengikuti instruksi dari DPP. Jadi siapapun yang direkomendasikan oleh DPP, maka dialah yang akan didukung oleh partainya.

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Jember, Ahmad Habibullah menjelaskan, sudah menjadi konsekuensi Partai Demokrat, ketika membuka penjaringan terbuka akan diikuti oleh seseorang dari luar partai. Hanya saja kata dia, penentunya tetap akan ada di tangan DPP.

Terkait minimnya Kader Partai Demokrat yang mengikuti penjaringan, Menurut Habib, ini menandakan proses kaderisasi di internal partai masih belum berjalan dengan maksimal. Kebanyakan Kader Demokrat saat ini, merupakan politisi yang pernah aktif di partai lain.

Habib memprediksikan, dukungan dari DPP nantinya, akan cenderung mengarah kepada kader dari internal partai. Itu artinya, Bagong Sutrisnadilah yang berpeluang akan diusung Demokrat pada pilkada nantinya.

Sebelumnya Forum Eks Caleg (Foreks) Partai Demokrat, yang dikomandani Budi Utomo, mendesak Ketua DPC Partai Demokrat, Saptono Yusuf untuk maju sebagai calon bupati dari Partai Democrat.

Budi menilai, Saptono telah berhasil mengantarkan 9 wakil rakyat di Gedung DPRD Jember. Apalagi kata dia, besar kemungkinan rekomendasi dari DPP nantinya, akan turun kepada Saptono. Budi kawatir, jika Saptono tidak segera mengambil keputusan, akan ada oknum yang akan bermain dan memperjualkan rekomendasi ini.

Meski demikian lanjut Budi, pihaknya akan tetap menghormati dan mendukung calon bupati yang direkomendasikan DPP, meskipun calon tersebut bukan murni kader partai.

(875 views)
Tag: