Perguruan Tinggi Negeri Tidak Percaya Kredibilitas Hasil UNAS SMA

Perguruan tinggi negeri tidak percaya dengan kredibilitas hasil ujian nasional SMA. Demikian di sampaikan rektor Universitas Jember Tarcisius Sutikto, menanggapi alasan mengapa Universitas Negeri Menolak menggunakan sistem hasil UNAS sebagai pengganti UMPTN.

Sutikto usai memberikan kuliah umum dalam rangka dies natalis Universitas Jember di gedung Sutarjo Kamis siang mengatakan, di media massa sudah banyak menggambarkan dimana-mana banyak terjadi kecurangan UNAS. Ini sudah cukup membuktikan bahwa sistem UNAS mulai dari distribusi soal, pengawasan hingga penilaian masih belum bagus. Sehingga mengakibatkan banyak kesempatan melakukan kecurangan di semua lini.

Tetapi perguruan tinggi negeri di Indonesia tetap mengakomodir siswa berprestasi, salah satunya dengan sistem penelusuran minat dan kemampuan atau PMDK. Menurut Sutikto justru sistem PMDK ini lebih bisa dipertanggung jawabkan, karena prestasi siswa tidak hanya dilihat di akhir tetapi diikuti perjalanan prestasi selama di sekolah.

Menanggapi adanya wacana Unej diminta menyediakan jatah khusus untuk lulusan SMA lokal Jember dengan alasan agar siswa Jember yang merupakan aset daerah tidak lari keluar kota, Sutikto dengan tegas menolaknya. Sebab sejauh ini masih belum ada kesamaan pandangan dalam dunia pendidikan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan prestasi pendidikan.

Kepentingan lulusan SMA di Jember sudah diwadahi dengan sistem seleksi local. Tetapi tetap harus berkompetisi untuk lolos seleksi lokal tersebut. Jika Unej sembarangan menerima mahasiswa tentu dosen pengajar yang akan kesulitan mengarahkan mahasiswa tersebut untuk berprestasi. Dan ujung-ujungnya kembali lagi kredibilitas Unej dipertaruhkan.

(766 views)
Tags: