Rumitnya Verifikasi Dukungan Calon Independen

Peluang masyarakat untuk maju sebagai calon perseorangan atau independent, sepertinya tidak akan berjalan mulus. Hal ini terlihat dari proses verifikasi dukungan, yang diperkirakan akan memakan waktu cukup lama, serta dari sisi anggaran diperkirakan akan terjadi pembengkakan. jika memang demikian persoalannya, pertanyaan adalah bagaimana sikap masyarakat, yang akan mencalonkan dari jalur independen? Lalu, bagaimana pula keseriusan KPU untuk menyelesaikan persoalan ini?Berdasarkan undang-undang pemilu, masyarakat berhak mencalonkan sebagai calon kepala daerah melalui jalur independent, asalkan memenuhi beberapa syarat. Seperti tidak sedang terjerat kasus hokum, kemudian, Warga Negara Indonesia, serta minimal harus didukung 3 persen dari jumlah penduduk daerah setempat.

Ketua KPU Kabupaten Jember, Ketty Tri Setyorini menjelaskan, melihat aturan yang ada, pihaknya memperkirakan calon independen akan banyak bermunculan. hanya saja yang menjadi persoalan, dukungan tersebut harus diverifikasi satu persatu oleh pihaknya. Sehingga hal ini dikhawatirkan akan memakan waktu cukup lama, serta dari sisi anggaran besar kemungkinan akan terjadi pembengkakan.

ketty juga khawatir, petugas yang akan memverifikasi nantinya, tidak akan berjalan secara maksimal, sehingga ini akan menimbulkan persoalan baru. Terkait persoalan anggaran untuk proses verifikasi, menurut Ketty, berdasarkan perhitungan sementara, per orang pihaknya menganggarkan sebesar 1500 rupiah. Itu artinya untuk memverifikasi dukungan satu orang calon independent, pihaknya membutuhkan dana sekitar 100 juta lebih.

untuk itulah lanjut Ketty, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan study banding, ke daerah yang sudah menggelar pilkada yang mengikutsertakan calon independent.

Menanggapi hal ini, Salah Satu Calon Independent, Sujatmiko mengatakan, dirinya menyayangkan jika kpu pesimis untuk memverifikasi dukungan dari calon independent. Semestinya, sebagai anggota kpu mereka harus siap dengan segala konsukuensi, sebab itu adalah tugas mereka.

Untuk itulah lanjut Sujatmiko, pada saat proses verifikasi dukungan, dirinya beserta tim akan melakukan pengawasan yang ketat, sebab, dirinya khawatir akan ada konspirasi, untuk menggagalkan dirinya sebagai calon independent.

Sebelumnya Pengamat Politik Universitas Jember, M Nur Hasan memprediksikan, pada pilkada mendatang calon independen akan muncul, mengingat dari sisi aturan yang sangat memungkinkan.

Hanya saja kata dia, peluang calon independent untuk menang masih kecil, sebab, kekuatan Partai Politik Di Jember, sudah mengakar hingga di tingkatan grass root. Nur Hasan memprediksikan, jika memang calon independent muncul, perolehan suaranya tidak akan lebih dari 25 persen. Setidaknya lanjut Nur Hasan, momen Pilkada 2010 mendatang, menjadi ajang uji coba calon independent, apakah dikehendaki oleh masyarakat.

(732 views)
Tags: