Nyaris Bentrok, Warga Mulyorejo Desak Dewan Segera Turun Ke Lokasi Tambang

Akibat masih adanya aktivitas pertambangan di Silo, semalam nyaris terjadi bentrok antar warga di desa Mulyorejo. Jumat pagi belasan warga Mulyorejo mendatangi komisi B DPRD Jember, mendesak DPRD segera turun ke Silo untuk menghindari aksi lanjutan.

Kades Mulyorejo Asirudin menceritakan, sudah sejak lama dua CV penambang di Mulyorejo diperingatkan agar tidak memaksakan diri. Tetapi sejak dua bulan lalu mereka tetap melakukan aktifitas pertambangan, dengan dalih karena mereka sudah mengantongi ijin. Hingga puncaknya Kamis malam sekitar seribu orang warga berniat mengobrak-abrik lokasi tambang.

Menurut Asirudin, sebagai kepala desa dirinya tidak pernah dimintai persetujuan oleh investor. Padahal di Multorejo tidak sampai 10 persen warga yang mendukung tambang. Untuk itu Asirudin berharap DPRD dan aparat keamanan segera turun ke lokasi untuk menghindari kemungkinan terjadinya aksi anarkis massa.

Sementara ketua komisi B DPRD Jember Anang Purwanto mengatakan, komosi B pasca pelantikan Kamis lalu memang sudah mengagendakan bertemu dengan SKPD mitra termasuk Disperindag. Sehingga persoalan ini akan diklarifikasikan kepada Disperindag saat pertemuan pekan depan. Yang pasti komisi B tetap akan melanjutkan hasil keputusan komisi B periode sebelumnya.

Persoalan ini kembali mencuat lanjut Anang, karena kurangnya pengawasan dari pemkab. Sehingga investor memanfaatkan masa pergantian anggota dewan untuk kembali melakukan aktifitasnya. Padahal DPRD Jember secara kelembagaan sebelumnya sudah merekomendasikan penghentian semua aktifitas pertambangan di Silo, sambil menunggu hasil kajian tim independent. Sejauh ini Disperindag belum menginformasikan sejauh mana hasil kerja tim independent.

Diberitakan sebelumnya, setelah terjadi konflik berkepanjangan di Silo, DPRD Jember dalam sidang paripurna merekomendasikan kepada eksekutif agar meminta semua investor menghentikan aktifitas tambang untuk sementara. DPRD juga memerintahkan Disperindag membentuk tim independent untuk melakukan kajian, apakah layak dilakukan tambang jika dilihat dari sisi lingkungan dan dampak sosial di masyarakat.

(923 views)
Tag: