Melihat Peluang Calon Independent Pada Pilkada Mendatang

Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (pilkada) Jember memang masih jauh, namun hingar bingarnya sudah mulai terasa. Para calon pun sudah mulai memperkenalkan dirinya kepada masyarakat. Berbagai cara digunakan, mulai dari memasang foto di ruas jalan kota, sampai memanfaatkan kecanggihan tehnologi. Yang menarik untuk dicermati adalah, pada Pilkada tahun 2010 sepertinya akan ada sedikit perbedaan, sebab, beberapa cabup yang bermunculan, kebanyakan mendeklarasikan dirinya sebagai cabup independent. Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana peluang cabup independent pada pilkada mendatang? Lalu, bagaimana komentar pengamat terkait cabup independent?

Sesuai aturan yang ada seseorang bisa mencalonkan dirinya sebagai independent, apabila telah memenuhi beberapa syarat. Salah satu diantaranya, mereka telah memperoleh dukungan minimal 6 % dari jumlah penduduk di suatu daerah. Menurut Pengamat Politik Universitas Jember, M Nur Hasan, peluang calon independent terpilih menjadi bupati, pada pilkada mendatang masih terbuka, apalagi calon yang bermunculan nanti tetap wajah lama.

Nur hasan menambahkan, banyaknya calon independent yang muncul, menandakan bahwa kondisi perpolitikan di kabupaten jember cukup baik. Hanya saja kata dia, semua calon harus bisa memberikan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat.

Jika dibandingkan dengan calon dari partai politik lanjut Nur Hasan, dirinya memprediksikan calon independent masih kalah jauh. Itu lantaran, kemunculan calon independent pada pilkada mendatang merupakan yang pertama kali. Minimal kemunculan mereka dijadikan teskis, apakah calon independent laku atau tidak. Nur Hasan memprediksikan, jika pada pilkada mendatang, muncul calon independent maka dia akan mampu meraup dukungan sebanyak 25 %.

Lebih jauh Nur Hasan menjelaskan, besarnya pengaruh Partai Politik Di Jember, masih menjadi faktor utama kecilnya peluang calon independent. Meski demikian, Nur Hasan tetap mengapresiasi munculnya calon independent.

Senada dengan Nur Hasan, Deklarator Koalisi Masyarakat Pro Independent Jember, Suharyono menilai, banyaknya muncul calon yang mengatasnamakan independent, merupakan bentuk kemajuan terutama pendidikan politik bagi masyarakat. Sebenarnya lanjut Suharyono, calon independent muncul bukan lantaran kemauan pribadi, namun ada desakan atau dukungan masyarakat yang murni tanpa terkontaminasi oleh elit parpol.

Suharyono menambahkan, dirinya masih pesimis jika pada pilkada mendatang, keberadaan calon independent akan mampu merebut simpati masyarakat, sebab kata dia, partai politik di Jember masih sangat kuat pengaruhnya. Suharyono juga berharap, agar pada pilkada mendatang, para politisi memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Agar nantinya, para pendukung calon dapat menerima hasil pemilu.

(814 views)
Tag: