Siapakah Calon Bupati Terkuat Pada Pilkada Mendatang….??

Meski pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah, Pilkada Jember masih jauh, namun aroma pertarungannya sudah mulai terasa. Ini terlihat dari berbagai gambar yang mulai dipajang di tempat umum oleh masing calon. Tidak hanya itu, nama-nama calonpun sudah mulai bermunculan, sebut misalkan M Sujatmiko, MZA Djalal, Kusen Andalas, Bagong Sutrisnadi, Fatahillah Dan Lain Sebagainya. Pertanyaan sekarang adalah, bagaimana pandangan pengamat politik terkait Pilkada Jember? Lalu, bagaimana komentar Partai Politik Di Jember? Kemudian, adakah parpol yang sudah memberikan dukungan kepada calon bupati?

Pilkada tahun 2005 lalu diikuti oleg tiga pasangan calon, diantaranya Samsul Hadi Siswoyo-Baharudin Nur, MZA Djalal-Kusen Andalas, Dan Pasangan Mahmud Sarjuyono-Hariyanto. Pada Pilkada 2005 lalu, Pasangan MZA Djalal-Kusen Andalas keluar sebagai pemenang.

Menurut Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDIP Jember, Yusuf Iskandar, sejauh ini partainya belum membahas persoalan pilkada yang sedianya akan dilaksanakan tahun 2010 mendatang. Persoalan ini akan dibahas dalam musyawarah cabang khusus, (Muscabsus) Pengurus DPC PDIP Jember. Untuk sementara waktu lanjut Yusuf, pihaknya berkonsentrasi pembenahan internal partai. Mulai dari evaluasi perolehan suara PDIP dari pemilu ke pemilu sampai program kerja.

Ketika disinggung kira-kira siapa calon yang akan diusung oleh PDIP pada pilkada mendatang, menurut Yusuf, dirinya tidak bisa menjawab sekarang. Hanya saja menurutnya, siapapun kader PDIP yang berminat maju dalam pilkada mendatang, harus lolos fit and proper test di internal. Jadi siapapun orangnya, mempunyai peluang yang sama dalam pilkada mendatang.

Sementara itu Sekretaris Dewan Tanfidz DPC PKB Jember, HM Ayub Junaidi menjelaskan, untuk sementara waktu PKB belum bisa memastikan, akan mengusung siapa pada pilkada mendatang. Tapi Yang jelas lanjut Ayub, pada pilkada mendatang pkb akan mengusung kader partai. Sebab kualitas kader PKB tidak perlu diragukan lagi, jadi buat apa PKB mencalonkan diri sebagai cawabup, lebih baik PKB mencalonkan kadernya sebagai cabup.

Hanya saja sayangnya, Ayub enggan menyebutkan siapa kader PKB yang akan diusung sebagai calon bupati, sebab menurutnya sejauh ini partainya belum menggelar rapat internal.

Di tempat terpisah, Pengamat Politik Universitas Jember, M Nur Hasan memprediksikan, Pilkada Jember yang akan digelar 2010 mendatang akan menarik untuk dicermati. Pasalnya, sejumlah nama sudah mulai bermunculan meski pelaksanaanya masih jauh.

Nur Hasan menambahkan, dalam dunia politik segala sesuatunya bisa terjadi tanpa diduga-duga. Misalkan, PKB yang selama ini terkesan kurang harmonis dengan Pak Djalal, maka tidak menutup kemungkinan pada pilkada mendatang PKB akan mesra kembali dengan Pak Djalal. Semuanya tergantung sejauh mana terjadi kesesuaian antara kepentingan parpol dengan calon.

Nur Hasan juga memprediksikan, seandainya pada pilkada mendatang Pak Djalal kembali maju, beliau sosok yang masih sulit untuk ditandingi. Apalagi jaringan kerakyatan yang dimiliki oleh beliau masih sangat kuat. Hanya saja, seandainya Pak Bagong juga maju maka beliau adalah lawan yang sepadan.

Nur hasan berharap, agar pada pilkada mendatang, semua politisi memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Serta memberikan dorongan, agar masyarakat mau mendatangi TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.

(2,301 views)
Tags: