Mungkinkah Duet MZA Djalal-Kusen Andalas Bakal Terulang Pada Pilkada Mendatang?

Meski pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Jember masih jauh pelaksanaannya, namun sejumlah kandidat sudah mulai bermunculan. Sebut misalkan, MZA Djalal, Kusen Andalas, Fatahillah, Bagong Sutrisnadi dan lain sebagainya. Yang menarik untuk dicermati adalah, jika MZA Djalal Dan Kusen Andalas sama-sama maju pada pilkada mendatang, berarti duet ini tidak akan bertahan. Pertanyaannya sekarang adalah, akankah duet ini bakalan bersama lagi pada pilkada mendatang? Lalu, bagaimana pandangan pengamat politik terkait duet ini?

Ada mekanisme yang harus dilalui oleh calon bupati di internal PDI Perjuangan. Jadi siapapun bisa maju sebagai calon. Demikian Ungkapan Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDI Perjuangan Jember, Yusuf Iskandar. Menurutnya, untuk sementara waktu dpc PDIP masih melakukan evaluasi dan pembenahan internal. Apakah dengan keberhasilan PDIP mengantarkan Ketua DPC PDIP menjadi wakil bupati berhasil membuat PDIP lebih baik dan maju.

Untuk sementara waktu, hasil evaluasi partai selama lima tahun, khusus dari perolehan suara pada tiga pemilu terus menurun. Pada pemilu 1999 misalkan, dari satu Juta Tiga Ratus Ribu hak suara, PDIP berhasil memperloh 425 ribu suara. Dan pemilu 2009 kemarin perolehan PDIP hanya 125 ribu. Ini menandakan PDIP butuh calon bupati, bukan wakil bupati lagi. Apalagi, Pak Kusen sebagai Ketua DPC PDIP sudah pengalaman lima tahun di kursi eksekutif.

Ketika disinggung apakah PDIP tetap akan mempertahankan duet Djalal Kusen, Yusuf belum bisa memastikan. Sebab menurutnya, persoalan ini akan dibahas dalam musyawarah cabang khusus. Hanya saja, melihat dari perkembangan partai, PDIP kata yusuf butuh seorang calon bupati bukan wakil bupati lagi.

Sementara itu Bupati Jember, MZA Djalal sebelumnya belum memastikan apakah dirinya akan mencalonkan lagi pada pilkada mendatang. Sebab kata bupati, persoalan pilkada masih jauh untuk dibicarakan. Untuk sementara waktu lanjut Djalal, dirinya masih fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Kepala Daerah Jember.

Pengamat Politik Universitas Jember, M Nur Hasan memprediksikan, duet MZA Djalal Dengan Kusen Andalas tidak akan kembali terulang pada pilkada 2010 mendatang. Apalagi kata Nur Hasan, internal PDIP sendiri menginginkan ada kader PDIP yang maju sebagai calon bupati. Nur hasan juga memprediksikan, besar kemungkinan MZA Djalal akan mengambil calon wakilnya, dari partai pengusungnya pada pilkada mendatang.

Nur hasan melihat, seandainya Pak Djalal maju lagi pada pilkada mendatang, dia masih sangat kuat untuk ditandingi oleh calon lain. Apalagi, jaringan informal yang dimiliki Pak Djalal sangat kuat. Lebih lanjut Nur Hasan menjelaskan, seandainya Bagong Sutrisnadi maju sebagai salah satu calon bupati, jelas beliau akan menjadi penantang kuat Pak Djalal.

Nur hasan juga berharap, khususnya kepada calon bupati yang akan maju pada pilkada mendatang, agar memberikan pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat. Kemudian, harus mempunyai tekad kuat untuk bertarung secara sportif jujur dan memberikan dorongan kepada rakyat agar memilih dengan pertimbangan kualitas.

(617 views)
Tags: