Golkar Tak Hanya Butuh Pemimpin Yang Kerkualitas, Tetapi Juga Memiliki Banyak Uang

Menjelang pergantian pucuk pimpinan partai Golkar, sejumlah nama mulai muncul untuk menggantikan posisi Yusuf Kalla. Diantaranya Abu Rizal Bakrie, Surya paloh dan Yudi Krisnandi mewakili kader muda. Namun sejumlah fungsionaris Golkar ternyata meragukan kemampuan Yudi Krisnandi untuk mengangkat Golkar dari keterpurukan.

Seperti diungkapkan ketua bidang organisasi kaderisasi dan keanggotaan DPD Golkar Jawa Timur Mahmud Sardjuyono. Menurut Mahmud, untuk memimpin Golkar yang saat ini sedang terpuruk, tidak hanya dibutuhkan pemimpin yang berkualitas tetapi juga memiliki uang yang banyak. Mahmud melihat kondisi saat ini sangat pragmatis. Bukan hanya konstituen Golkar, kader Golkar sekalipun tidak akan bekerja jika tidak ada uang.

Mahmud mengatakan jaman sekarang tidak ada lagi yang namanya iuran partai. Yang ada seorang ketua harus mampu membiayai kebutuhan partai. Dengan konsekuensi seperti ini, Mahmud berpendapat belum waktunya Yudi Krisnandi memimpin Golkar. Masih banyak kader-kader Golkar yang lebih berkualitas diatas Yudi. Diantaranya Akbar Tanjung, Agung Laksono, Surya Paloh dan Abu Rizal Bakrie.

Meski demikian menurut Mahmud, bukan berarti kader muda tidak penting. Dikalangan kader muda Yudie memang cukup berkualitas. Tetapi ada tempat sendiri bagi kader muda untuk dipersiapkan menjadi calon-calon pemimpin dimasa yang akan dating.

Meski demikian lanjut Mahmud, sampai sejauh ini secara resmi DPD Golkar Jawa Timur belum menggelar rapat pleno untuk menentukan arah dukungannya. Jika saat ini sudah banyak muncul pernyataan-pernyataan dari petinggi-petinggi Golkar, hanya pernyataan pribadi tidak mewakili Golkar secara kelembagaan.

(892 views)

Tag: