Wabah Flu Babi Tidak Menyusutkan Dinas Pendidikan Mengirimkan Pelajar Berprestasi Ke Thailand

Isu merebaknya wabah flu babi di sejumlah daerah tidak menyurutkan niat dinas pendidikan Jember untuk mengirimkan siswa berprestasi, untuk melakukan studi banding ke Thailand, yang merupakan salah satu negara endemik wabah flu babi.

Kepala dinas pendidikan Jember Ahmad Sudiono mengatakan, rencananya tanggal 10 Agustus mendatang siswa berprestasi tingkat SLTP dan MTS akan diberangkatkan ke Bangkok Thailand. Bahkan hampir semua keperluan yang dibutuhkan saat ini sudah siap. Mulai biro perjalanan hingga kesiapan kesehatan.

Wabah flu babi bukan tidak menjadi perhatian. Menurut Ahmad, sebelum pelajar Jember diberangkatkan ke Thailand, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kedutaan Indonesia di Thailand dan juga bagian kesehatan kerajaan Thailand. Karena menurut Ahmad mereka inilah yang lebih tahu kondisi sebenarnya. Sehingga atas saran mereka ada beberapa tempat yang dinilai cukup rawan, tidak akan dikunjungi oleh para siswa.

Ahmad berharap perjalanan studi banding ke Thailand tidak hanya dijadikan sarana bersenang-senang oleh siswa. Harus ada sesuatu yang bisa diserap, sehingga bisa ditularkan kepada siswa lain yang masih belum memiliki kesempatan melakukan studi banding ke Thailand.

Sepulang dari Thailand lanjut Ahmad, siswa akan diminta membuat resume mengenai apa saja yang diperoleh selama di Thailand. Paling tidak ada nilai plus yang juga bisa dijadikan pelajaran bagi sekolahnya untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Diberitakan sebelumnya, dinas pendidikan memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi tingkat kabupaten dalam bentuk studi banding ke Thailand, bagi 100 orang siswa setingkat SLTP dan SLTA, yang masing-masing tingkatan akan didampingi 10 orang guru. Sedangkan untuk tingkat sekolah dasar ada 50 orang siswa dengan 10 guru yang juga akan melakukan studi banding, namun tujuannya masih didalam negeri.

(642 views)

Tags: