Melihat Bursa Ketua DPRD Jember Periode 2009-2014

Beberapa waktu lalu, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember telah menetapkan Hasil Pemilu Legislatif Dan Calon Terpilih Anggota DPRD Jember Periode 2009-2014. Dibandingkan dengan periode lalu, kursi Wakil Rakyat Di Jember mengalami penambahan dari 45 kursi menjadi 50 kursi. Tidak hanya itu, berdasarkan hasil pemilu 2009, tidak ada lagi partai yang menguasai parlemen. Jadi perolehan kursi parpol hampir merata. Pertanyaannya sekarang, bagaimana perebutan kursi pimpinan DPRD Jember untuk periode mendatang? Lalu, bagaimana pula tanggapan parpol peraih kursi di DPRD Jember?

Untuk sementara waktu Anggota DPRD Jember terpilih, masih menunggu peraturan pemerintah tentang susunan dan kedudukan, Susduk. Demikian ungkapan Ketua DPC Partai Demokrat Jember, Saptono Yusuf. Menurutnya, ada dua kemungkinan terkait dengan siapa yang akan menempati kursi pimpinan DPRD Jember. Pertama, bisa jadi aturannya mengacu pada aturan yang lama, dimana unsur pimpinan DPRD Jember diambilkan dari pemenang pemilu. Baru setelah itu, diadakan pemilihan siapa akan jadi ketua dan wakil.

Alternatif kedua lanjut Saptono, kemungkinan besar pemenang Pemilu Legislatif secara otomatis menjadi ketua DPRD Jember. Jika ini yang dipakai, maka secara otomatis kader demokratlah yang akan jadi ketua DPRD Jember. Lebih lanjut Saptono menjelaskan, Partai Demokrat sebagai Pemenang Pemilu 2009, tetap akan membidik kuris pimpinan DPRD Jember. Sebab, dilihat dari aturan yang lama ataupun yang baru, salah satu kursi pimpinan DPRD Jember secara otomatis menjadi jatah kader democrat.

Ketika ditanya namanya muncul sebagai kandidat kuat Calon Ketua DPRD Jember mendatang, Saptono masih malu-malu menjawabnya. Hanya saja, jika memang dirinya diamanahkan sebagai pimpinan DPRD Jember maka dirinya sebagai kader partai harus siap mengembannya.

Senada dengan Saptono, Sekretaris Dewan Tanfidz DPC PKB Jember, Ayub Junaidi mengatakan, untuk sementara waktu PKB masih menunggu aturan susduk. Tapi kata dia, PKB tetap akan mencalonkan kader terbaiknya sebagai pimpinan DPRD Jember. PKB lanjut Ayub, yakin untuk periode yang akan datang akan memperoleh jatah kursi pimpinan. Apalagi calon terpilih anggota DPRD Jember untuk periode mendatang, beberapa diantaranya sangat berpengalaman dan dapat mengayomi semua anggota dewan.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Jember, Abdul Ghafur mengatakan, mengenai siapa yang akan duduk sebagai pimpinan DPRD Jember sudah diatur dalam peraturan pemerintah yang diturunkan dalam bentuk tata tertib DPRD Jember. Jika lanjut Ghafur, tidak aturan yang baru maka akan tetap mengacu pada aturan yang lama. Dalam aturan yang lama kata dia, maka pimpinan DPRD Jember diambil dari partai politik yang memperoleh suara terbanyak. Lebih lauh Ghafur menjelaskan, mengenai koalisi partai politik di gedung dewan, sejauh ini belum ada kejelasan. Sebab kata dia, aturan tentang pembentukan fraksi hingga hari ini belum juga turun.

(2,113 views)
Tags: