Ngaku Wartawan Jumadi Dipolisikan

Kita semua pasti masih ingat Jumadi, warga Gebang yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang servis kompor, dan beberapa kali melakukan aksi demo tunggal di DPRD dan KPUD Jember, Senin siang dipolisikan dengan tuduhan melakukan penipuan berkedok sebagai wartawan.

Ketika melakukan klarifikasi dengan para wartawan jawaban Jumadi terlalu berbelit-belit. Jumadi mengakui dirinya menerima uang sebesar 300 ribu rupiah dari Sudaryati Harmini, kepala sekolah TK Udhata Patrang. Setelah korban dihadirkan dan ternyata pernyataan Jumadi dengan korban saling bertolak belakang, Jumadi dan temannya bernama John Ambon yang mengaku dari media mingguan digelandang ke mapolres Jember.

Sementara kepala sekolah TK Udhata Sudaryati Harmini menceritakan, Jumadi merupakan orang tua salah satu muridnya. Karena itulah dia percaya saja ketika Jumadi mengaku bisa mempublikasikan acara perpisahan sekolahnya dalam tayangan berita JTV, Radar Jember dan Global tv.

Meski demikian korban menolak menyebutkan nilai nominal uang yang diberikannya kepada Jumadi, karena yang di tuntut hanya karena dirinya merasa dipermalukan. Sebab dirinya sudah mengatakan kepada wali murid dan istri kepala dinas pendidikan Ahmad Sudiono, bahwa perpisahan di TK Udhata akan ditayangkan di televisi.

(777 views)
Tags: