Menkes Jamin Vaksin Meningitis Untuk Jamaah Haji Tidak Mengandung Lemak Babi

Vaksin meningitis yang disuntikkan kepada jamaah haji tidak mengandung lemak babi. Hal ini disampaikan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari, saat menghadiri doa bersama di ponpes Al-Qodiri Jember Kamis malam.

Menurut Siti Fadillah, memang dalam vaksin meningitis ada enzim yang namanya porchin, mirip seperti enzim yang terkadung dalam lemak babi. Namun untuk vaksin meningitis menurut Siti Fadillah, tidak berasal dari lemak babi. Departemen kesehatan sudah melakukan penelitian tentang hal ini, dan hasilnya memang bukan lemak babi. Menkes berani menjamin bahwa enzim porchin yang terkandung dalam vaksin meningitis halal.

Meski demikian departemen kesehatan tidak akan memaksa calon jamaah haji diberi vaksin meningitis. Tetapi pemerintah Arab Saudi sejak jaman dahulu tidak pernah mengijinkan jamaah haji masuk ke Arab jika belum di suntik vaksin meningitis. Tanpa vaksin meningitis lanjut Siti Fadillah, pemerintah Arab Saudi tidak akan mengeluarkan visa untuk calon jamaah haji.

Diberitakan media massa sebelumnya, lembaga pengkajian makanan, minuman dan kosmetik Majelis Ulama Indonesia Sumatera Selatan menemukan dugaan kandungan salah satu enzim yang terkandung dalam vaksin meningitis berasal dari lemak babi.

Karena itu departemen agama akan berkoordinasi dengan departemen kesehatan dan MUI pusat, untuk melakukan penelitian ulang terhadap kandungan vaksin meningitis yang di suntikkan kepada seluruh calon jamaah haji.

(761 views)
Tags: