Bupati Jember Belum Juga Bersedia Lepaskan Kawasan Ijen

Meski tiga kabupaten lain Bondowos, Situbondo dan Banyuwangi sudah menyatakan kesediaannya bergabung dengan taman nasional Ijen Raung, bupati Jember sampai hari ini belum berminat untuk bergabung. Hal ini terungkap dalam lokakarya kehutanan di hotel panorama Selasa siang.

Kepala BKSDA Jember Abbas Effendi menuturkan, lokakarya ini dilakukan untuk menyamakan persepsi akhir antara departemen kehutanan dengan pemerintah kabupaten. Dengan dijadikannya taman wisata alam kawah ijen menjadi taman nasional, konservasi dan kelestarian kawah ijen semakin terjamin. Meski menurut abbas ada zona tertentu yang masih bisa dimanfaatkan.

Abbas mengaku sudah beberapa kali berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Jember melalui kepala dinas dan perhutani. Sayangnya sampai hari ini belum ada tanggapan. Untuk kepentingan penyelamatan hutan yang lebih besar, terpaksa departemen kehutanan meninggalkan wilayah Jember masuk kawasan taman nasional Ijen Raung.

Sementara Bupati Bondowoso Amin Said Husni yang juga hadir dalam lokakarya tersebut mengatakan, yang terpenting bagi pemkab Bondowoso konservasi alam dan kelestarian hutan di Bondowoso khususnya tetap tejamin. Sehingga dampak negatif bagi penduduk di bawahnya bisa di minimalisir.

Amin yakin jika dikelola lebih baik, otomatis wisata kawah ijen akan menyumbangkan pendapatan daerah yang jauh lebih besar dibanding sekarang. Namun karena akses masuk ke kawah ijen bisa dilakukan melalui Situbondo dan Banyuwangi, menjadi tantangan bagi dirinya bagamaimana meningkatkan daya tarik Bondowoso, agar pengunjung memilih menuju ijen melalui Bondowoso.

Diberitakan sebelumnya, departemen kehutanan sudah menggagas pperubahan status kawah ijen dari taman wisata alam menjadi taman nasional sejak tahun 2000 lalu. Namun karena ada otonomi daerah dan kawasan ijen ada di 4 kabupaten, maka untuk mewujudkannya diperlukan rekomendasi dari keempat bupati. Baru tahun ini ada rekomendasi dari 3 pemkab di eks karesidenan besuki kecuali Jember.

(657 views)
Tag: