KPUD Jember Menunda Penetapan Caleg PDI Perjuangan Dapil 5

Hari ini KPUD Jember melakukan penetapan perolehan suara pileg 2009. Dari 50 orang caleg terpilih, KPUD menunda penetapan 2 caleg terpilih PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan 5. Sebab kuat dugaan terjadi pergesaran suara di internal PDI Perjuangan.

Sempat terjadi debat kusir antara ketua KPUD Jember Sudarisman dengan saksi PDI Perjuangan Yusuf Iskandar. Yusuf menginterupsi penetapan dapil 5 dan meminta ketua KPUD membuka pernyataan dari sejumlah PPS DAN PPK Bangsalsari, yang menyatakan bahwa memang terjadi kesalahan hitung.

Yusuf mengatakan, panwas sudah merekomendasikan kros cek ulang, dan ketika akan dilakukan kros cek di Bangsalsari, terjadi deadlock karena semua PPS melakukan aksi walkout. Namun ada beberapa PPS DAN ketua PPK menulis surat pernyataan, mengakui adanya kesalahan hitung. Ini sebabnya Yusuf menuntut KPUD sebelum menetapkan kembali melakukan kros cek.

Tetapi Darisman menolak melakukan perubahan perhitungan suara, karena PPK tidak meminta adanya perubahan. Sudarisman melunak setelah ada pernyataan dari salah satu anggota PPK Bangsalsari Arini, yang menyatakan bahwa ketua PPK Bangsalsari sendiri sudah melakukan kros cek ulang secara manual, dan hasilnya memang terjadi selisih suara.

Karena yang terjadi persoalan di internal PDI Perjuangan dan tidak mempengaruhi komposisi perolehan suara partai lain, Sudarisman selanjutnya memutuskan untuk menunda penetapan hanya caleg PDI Perjuangan, sampai KPUD Jember melakukan konsultasi dengan KPUD Propinsi dan Panwaslu Jawa Timur terkait persoalan ini.

Sementara diluar aula KPUD Jember tempat pleno terbuka penetapan suara KPUD Jember dijaga ketat aparat kepolisian. Sempat terjadi keributan diluar ruangan, karena beberapa orang pemantau pemilu dilarang masuk oleh petugas keamanan, gara_gara tidak memiliki id card resmi yang dikeluarkan oleh KPUD Jember.

(924 views)
Tag: