Memudarnya Nasionalisme Pemuda

Pemuda sebagai generasi penerus bangsa mempunyai peran sangat penting, terutama untuk meneruskan cita-cita bangsa ini. Namun yang menjadi persoalan, pada saat hearing antara Komisi A dengan Bakesbang Linmas, ada sesuatu yang menarik untuk dicermati yakni memudarnya nasionalisme generasi muda. Jadi sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, apa yang menyebabkan nasionalisme pemuda memudar? Kemudian, bagaimana pandangan generasi muda terkait dengan memudarnya rasa nasionalisme?

 

Tokoh Proklamator Indonesia sekaligus Presiden Pertama Indonesia, Sukarno, pernah mengatakan, beri aku sepuluh pemuda dengan mereka aku mengguncang dunia. Hal ini menunjukkan bahwa, tokoh sekaliber bung karno sangat menghargai peran pemuda sebagai generasi bangsa. Menurut Ketua Komisi A DPRD Jember, Abdul Ghafur, seiring berjalannya waktu serta arus informasi yang semakin tidak terbendung, nasionalisme pemuda kita semakin pudar.

 

Hal itu terbukti, pada waktu pelaksanaan upacara di salah satu sekolah, Ketua OSIS Salah Satu SMA Di Jember, ternyata tidak hafal teks pancasila. Namun sayang sekali, Ghafur enggan menyebutkan Ketua OSIS tersebut berasal dari sekolah mana. Ghafur menambahkan, kondisi ini tentu menjadi peringatan kepada bangsa dan Negara, sebab, jika pemuda sudah jarang mendapat perhatian, maka tidak menutup kemungkinan disintegrasi akan terjadi.

 

Memudarnya nasionalisme bangsa ini, disebabkan pengaruh globalisasi. Misalkan, arus informasi yang sangat cepat, seperti kecanggihan tekonologi internet. Sehingga semua informasi yang masuk tanpa ada filter.

 

Sementara itu, Aktifis PMII STAIN Jember, Zainal Anshori mengatakan, dirinya tidak sepakat jika nasionalisme pemuda semakin memudar, sebab sampel yang diambil hanya sebagain kecil saja. Hanya saja, rasa memudarnya rasa nasionalisme tidak hanya dialami Indonesia saja, di beberapa negara juga mengalami hal yang sama. Faktor utama yang menyebabkan memudarnya rasa nasionalisme adalah pemuda bangsa kita enggan untuk belajar sejarah masa lalu

 

Zainal menambahkan, dirinya optimis jika pemuda mau belajar tentang sejarang bangsa, bagaimana para pejuang merebut kemerdekaan, maka rasa nasionalisme akan muncul dengan sendirinya tanpa ada ada unsur paksaan. Justru kata Zainal, dirinya mengkhawatirkan rasa nasionalisme para wakil rakyat, baik di pusat maupun di daerah. Sebab, beberapa diantara mereka menjadi penyebab kerugian Negara, sebut misalkan kasus korupsi, moral, dan lain sebagainya.

 

Lebih lanjut Zainal menjelaskan, faktor lain yang menyebabkan memudarnya rasa nasionalisme adalah pengaruh kebudayaan dari barat yang diterima tanpa adanya filter. Sehingga pemuda kita cenderung lebih memilih atau mengkuti trend kehidupan barat. Zainal berharap, kepada para pemuda agar lebih meningkatkan perannya, terutama mengadakan perubahan kemudian kontrol terhadap kebijakan pemerintah.

(1.917 views)
Tag: