Disperindag Menduga Ada Investor Gelap Provokasi Warga silo Untuk Tolak Tambang

Disperindag menduga polemik pro kontra penambangan mang-an di Silo akibat provokasi investor gelap kepada masyarakat. Sejauh ini meski Disperindag  menghentikan sementara penambangan resmi, ternyata penambangan liar terus terjadi setiap hari.

Kepala Disperindag Jember Hariyanto menuturkan, memang ada yang aneh dengan penolakan tambang. Dulu sebelum Disperindag menerbitkan ijin tambang, tidak terjadi polemik Meskipun tambang liar hingga ribuan ton terjadi. Namun ketika ditertibkan justru muncul penolakan.

Hariyanto menduga ada investor gelap yang sengaja memprovokasi warga. Dengan harapan penambangan tetap dilakukan warga secara liar, sehingga investor tersebut bisa membeli mang-an dari warga dengan harga murah tanpa harus bertanggung jawab menjaga kelestarian alam.

Jika penambangan dilakukan secara legal, Disperindag justru semakin mudah mengontrol keseimbangan alam. Sebab pasca penambangan ada prosedur yang harus dilakukan investor. Namun jika tambang dilakukan secara ilegal tidak ada jaminan kondisi lahan dikembalikan seperti semula.

Bulan ini lanjut Hariyanto, merupakan batas akhir evaluasi tambang mang-an. Jika sepakat ditutup, dibutuhkan rekomendasi DPRD dan pemerintah kabupaten, sehingga Disperindag memiliki payung hukum untuk melarang siapapun termasuk masyarakat setempat untuk melakukan penambangan.

(618 views)
Tags: