Japer Minta Maaf Secara Terbuka

Jaring pemilih rasional (Japer) akhirnya Kamis siang  meminta maaf secara terbuka atas perkataannya yang dinilai mengintimidasi salah satu wartawan Radar Jember berinisiaal aro. Meski permintaan maaf ke media sudah dilakukan Rabu siang, karena desakan juga muncul dari komunitas wartawan Jember, maka Japer juga memandang perlu meminta maaf secara terbuka.

Salah satu aktivis Japer Nurdiansyah yang diduga melakukan intimidasi terhadap wartawan menuturkan, memang ketika menelfon Aro kondisinya sedang kurang fit, sehingga kata-katanya tidak terkontrol. Padahal lanjut Nunung, sama sekali tidak ada maksud dirinya untuk menginntimidasi. Meski demikian dengan besar hati Nunung secara pribadi dan lembaga meminta maaf kepada Aro dan seluruh wartawan di Jember.

Nunung menilai, apabila ada salah satu wartawan merasa tersakiti, sangat wajar jika kemudian hampir semua wartawan di Jember bereaksi keras. Namun setelah permintaan maaf ini, Nunung berharap hubungan kerjasama Japer dan media kembali membaik.

Aro wartawan Radar Jember yang merasa terintimidasi mengatakan, jika Japer sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf, dirinya legowo memaafkan dan menganggap persoalan ini selesai. Aro mengaku tidak menduga respon komunitas wartawan begitu cepat. Padahal awalnya dirinya hanya berkeluh kesah, ternyata direspon cukup keras.

Aro berharap Japer tidak menganggap ini persoalan pribadi antara dirinya dan Nunung, tetapi antara narasumber dan wartawan sebagai profesi. Sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudin hari.

Sementara Oryza salah satu wartawan media online berharap, kejadian ini bisa dijadikan pelajaran bagi narasumber yang lain, agar tidak menjadikan media sebagai medium konflik. Konflik antara dua narasumber dalam sebuah karya jurnalistik/ hendaknya diselesaikan sendiri oleh pihak yang bersengketa tanpa melibatkan media.

Sebelumnya pasca pemberitaan Radar Jember terkait prediksi perolehan kursi legislatif hasil pemilu lalu, Japer merasa Forum Komunikasi Anak Bangsa (FKAB) sebagai narasumber Radar Jember, menjiplak data miliknya. Namun anehnya Japer tidak melayangkan protester hadap FKAB, namun justru memprotes Aro sebagai penulis.

(964 views)
Tags: