Waspadai Serangan fajar Menjelang Pencoblosan

Dua hari lagi pelaksanaan pemilu legislatif bakal digelar, pesta demokrasi lima tahunan ini bakal diikuti oleh sedikitnya 44 partai politik. Namun, hampir setiap pelaksanaan pemilu selalu diwarnai dengan pelanggaran dan pelanggaran. Apalagi H-2 Atau H-1 pelaksanaan pemilu, perlu diwaspadai adanya pelanggaran berupa serangan fajar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Jika memang persoalannya, sekarang yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana tanggapan caleg dan parpol mengenai serangan fajar ini? Lalu, Bagaimana pendapat pemerhati politik mengenai serangan fajar?

 

Menurut Koordinator LSM Forum Komunikasi Anak Bangsa, FKAB, Suharyono, Serangan fajar, biasanya dilakukan oleh oknum parpol atau caleg tidak bertanggung jawab, dengan cara memberikan uang atau barang kepada masyarakat pada saat detik-detik sebelum pelaksanaan pemungutan suara. Dengan harapan, pada saat pemungutan suara mereka bisa mendapatkan dukungan dari masyarakat.

 

Suharyono menambahkan, cara-cara kotor seperti serangan fajar tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat. Seharusnya, jika caleg atau parpol ingin memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, maka tawarkanlah program-program, seperti program untuk kemandirian masyarakat.

 

Dikatakan, seharusnya pada masa tenang seperti sekarang, baik itu parpol, caleg, ataupun tim sukses harus mengevaluasi semua kegiatan pada saat masa kampanye. Sehingga bisa merumuskan strategi apa yang akan dipakai untuk memenangkan calon.

 

Suharyono juga berharap kepada masyarakat, jika ada oknum caleg dari parpol manapun yang hendak memberikan sejumlah barang, atau uang, menjelang pemungutan suara hendaknya jangan diterima. Sebab, hal tersebut dapat mencederai proses demokrasi di negara ini.

 

Sementara itu, legislator asal PAN, Abdul Ghafur mengatakan, memang kasus money politik sangat sulit untuk dihilangkan, pada saat pelaksanaan pemilu. Baik Pileg, Pilkada, maupun Pilpres kecuali para elit politik dan masyarakat bisa berfikir jernih. Cara-cara seperti serangan fajar, untuk saat ini tidak akan efektif untuk dilakukan, sebab pemilu 2009 berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Apalagi masyarakat sudah bisa menilai dan mempunyai pilihan calon wakilnya yang akan dipilih nanti pada saat proses pemungutan suara.

 

PAN sendiri kata Ghafur, tidak akan mempergunakan cara-cara kotor seperti pembagian uang, barang, pada saat detik-detik pelaksanaan pemungutan suara. Sebab, PAN sudah mempunyai komitmen kuat untuk menghindari cara-cara kotor, yang nantinya akan menodai proses demokrasi, apalagi money politik jelas-jelas melanggar undang-undang.

 

Senada dengan Ghafur, Anggota Komisi A Dari FKB, Lukman Yasir mengatakan, serangan fajar tidak efektif pada Pemilu 2009. Sebab, partai politik pada saat ini mengandalkan ketokohan caleg. Dikatakan, apalagi masyarakat sekarang sudah cerdas dan bisa menilai, mana partai yang benar-benar mengabdi kepada masyarakat. Meski demikian, Lukman tidak menampik, cara-cara seperti serangan fajar akan muncul pada pemilu mendatang. Pkb sendiri lanjut Lukman, tidak akan pernah menggunakan cara kotor pada setiap pelaksanaan pemilu, sebab, PKB dilahirkan dari rahim NU. Apalagi, di PKB tidak pernah diajari cara-cara kotor, demi memenagkan pemilu.

(962 views)
Tag: