Melihat Kesiapan Pelaksana Dan Peserta Pemilu

Pelaksanaan pemilihan umum legislatif kian dekat. Sesuai jadwal KPU pelaksanaan pemilu akan digelar tanggal 9 April mendatang. Itu artinya, jika dihitung-hitung sejak sekarang, pelaksanaan pemilu kurang 2 minggu lagi. Waktu 2 Minggu bukanlah waktu yang sangat lama, karena parpol dan caleg harus bekerja ekstra keras untuk mendapat simpati masyarakat. Sekarang menjadi pertanyaan adalah, sejauh mana persiapan KPU sebagai pelaksana pemilu? Kemudian, bagaimana juga persiapan Parpol dan caleg?

 

Pemilu 2009 mempunyai perbedaan sangat mencolok dibandingkan dengan pemilu sebelumnya. Perbedaan tersebut terlihat dari cara pemberian suara, serta penentuan calon terpilih. Anggota KPUD Jember, Mohammad Eksan ketika dikonfirmasi melalui Handphone-nya mengatakan, sejauh ini KPUD Jember masih dibelit dengan persoalan logisitik. Hingga hari ini KPUD Jember masih belum menerima 2 Persen surat suara cadangan. Padahal lanjut Eksan, surat suara tersebut harus segera di set dan didistribusikan ke PPK dan PPS.

 

Meski demikian, bukan berarti KPUD Jember hanya diam saja. Hari ini kata dia, Ketua KPUD Jember menghadap KPU Provinsi untuk menanyakan kejelasan, kapan semua logistik pemilu di terima oleh KPUD Jember.

 

Mengenai sosialisasi pemilu, menurut Eksan, KPU sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mensosialisasikan kepada masyarakat hingga lapisan bawah. Eksan yakin angka golput yang selalu menghantui selama pelaksanaan pemilu akan turun. Sebab, antusiasme masyarakat semakin besar pasca putusan Mahkamah Konstitusi.

 

Sementara itu, Anggota Panwaslu Kabupaten Jember, Mohammad Syaifudin, mengatakan, panwaslu sangat siap untuk mengawal proses pemilu legislative. Ini terbukti lanjut Syaifuddin, Panwas terus melakukan pengawasan selama tahapan pemilu. Bahkan sejauh ini, panwas telah menemukan beberapa pelanggaran pemilu. Baik pelanggaran pada saat kampanye terbuka dan pelanggaran pidana pemilu, seperti kasus money politik.

 

Berdasarkan catatan di Panwaslu Kabupaten Jember, hampir semua parpol pada saat menggelar kampanye terbuka, selalu diwarnai dengan  pelanggaran. Pelanggaran paling banyak adalah keterlibatan anak-anak.

 

Lebih lanjut Syaifuddin menjelaskan, bentuk keseriusan panwas untuk mengawal proses pemilu adalah penertiban alat peraga kampanye milik parpol dan caleg. Penertiban alat peraga dimulai di wilayah perkotaan, kemudian akan diteruskan ke wilayah pedesaan yang akan di kawal oleh Panwascam.

 

Meski demikian kata Syaifuddin, panwaslu tidak bisa menutup mata terkait dengan belum maksimalnya penertiban yang dilakukan panwascam. Belum maksimalnya penertiban tersebut, disebabkan karena tenaga dari panwascam sangat minim.

 

Begitulah kondisinya, Kpu sebagai pelaksana pemilu ternyata masih mendapat kendala. Kendala tersebut tidak main-main, yakni surat suara untuk pemilu. Padahal surat suara merupakan logisitik yang sangat vital, bagi penunjang keberhasilan pemilu. Nah jika persiapan di KPU masih menyisakan kendala, bagaimana persiapan partai politik?

 

Anggota DPRD Jember dari Fraksi Golkar, Sucipto, menuturkan, sejauh ini partainya sudah siap menghadapi pemilu. Golkar sebagai partai yang berpengalaman sudah mensiasati berbagai kendala yang muncul. Meski demikian kata Sucipto, dirinya tidak bisa menutup mata. Sebab, perubahan cara pemberian suara dari coblos ke mencontreng, masih menyulitkan masyarakat di bawah lantaran belum terbiasa. Apalagi kata dia, di lapangan dirinya menemukan fakta, ternyata masih banyak masyarakat yang belum bisa baca tulis.

 

Lebih lanjut Sucipto menjelaskan, meski demikian partainya sudah mempersiapkan strategi khusus, untuk memenangkan pemilu mendatang. Sucipto optimis, pada pemilu mendatang Golkar akan memenangkan pemilu.

 

Di konfirmasi terpisah, Wakil Ketua DPC Pkb Jember, Ahmad Halim mengatakan, sejauh ini PKB sangat siap untuk menghadapi pemilu, sejak 6 bulan sebelum pemilu. PKB sudah mempersiapkan kekuatan konstituen di bawah. Mengenai konflik internal yang masih melanda di tubuh PKB, menurut Halim, konflik tersebut tidak akan berpengaruh pada perolehan suara PKB di Jember. Sebab, masyarakat di bawah sudah bisa menilai, Halim yakin pada pemilu mendatang, suara PKB akan bertambah. Jika pada pemilu 2004 PKB mendapatkan 17 suara, maka pemilu mendatang PKB menargetkan memperoleh 21 suara.

(864 views)
Tag: