Mungkinkah TPA Akan Meningkatkan Kompetisi Peserta Didik………???

Hari ini tes potensi akademik atau TPA, untuk SD dan MI resmi dimulai. TPA direncanakan berlangsung hingga 3 hari ke depan. Untuk hari pertama pelaksanaan, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah apa yang mendasari dinas pendidikan mengadakan TPA? Kemudian, apakah TPA akan berpengaruh pada peningkatan kompetisi akademik siswa?

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Ahmad Sudiyono, Tes Potensi Akademik sebenarnya bukan sesuatu yang baru dalam dunia pendidikan, hanya saja di Kabupaten Jember, istilah tersebut baru terdengar. Menurut Ahmad, di daerah lain seperti Surabaya Tes Potensi Akademik sudah lama digelar. Hanya saja istilahnya berbeda, jika di Jember memakai istilah TPA, maka di daerah lain memakai istilah tes kendali mutu.

Ahmad menambahkan, kegiatan TPA bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana tingkat keberhasilan lembaga pendidikan. Apakah sudah sesuai dengan standar isi, proses serta standar penilaian. Kemudian TPA juga bertujuan untuk meningkatkan kompetisi akademik peserta didik. Sehingga lanjut Ahmad, kesiapan akademis peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi bisa teridentifikasi. Yang paling kata dia, dengan TPA dapat mengetahui dan mewujudkan prestasi akademik peserta didik.

Ahmad juga menjelaskan, TPA tidak hanya diperuntukkan untuk sekolah dasar saja, namun juga diperuntukkan bagi madrasah ibtidaiyah. Jadi kata dia, tidak ada pembedaan antara sekolah yang ada di bawahnya Dispendik Dan Depag. Lebih jauh Ahmad menjelaskan, dana untuk pelaksanaan TPA diambilkan dari APBD. Namun sayang sekali, mengenai berapa jumlahnya ahmad mengaku lupa berapa besarnya dana TPA.. Meski demikian kata Ahmad, Dinas Pendidikan Jember siap jika dana untuk alokasi tpa di audit.

ahmad berharap, dengan adanya TPA ini dapat meningkatkan kualitas serta kompetisi peserta didik. Dan yang paling penting, dapat memperbaiki hasil UASBN sekolah dasar, yang pada tahun lalu hasilnya sangat mengecewakan. Ahmad juga berjanji, Hasil TPA akan dipublikasikan kepada semua masyarakat, tapi tidak melalui media massa melainkan melalui masing-masing lembaga sekolah.

sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Jember, Miftahul Ulum mengatakan persoalan tehnis TPA ataupun penerimaan siswa baru diserahkan kepada dinas pendidikan. Hanya Kata Ulum, DPRD Jember akan mengevaluasi sejauh mana keberhasilan TPA ini. DPRD sendiri menurut Ulum, tidak mau jika kasus jebloknya hasil UASBN tahun lalu terjadi lagi pada tahun ini.

DPRD lanjut Ulum, memandang TPA merupakan kegiatan positif, sebab kegiatan Try Out yang dilakukan sebelum unas pada tahun lalu, ternyata tidak berdampak positif, justru hasil unas jeblok. ulum berharap, dengan adanya TPA ini hasil UASBN semakin meningkat. Pasalnya, kemasan TPA menyerupai UASBN, sehingga nantinya siswa lebih siap menghadapi pelaksanaan ujian akhir.

Ulum yang juga politisi asal PKB menghimbau, agar dalam pelaksanaan TPA tidak terjadi pungutan-pungutan. Sebab, semua biayanya sudah ditanggung oleh APBD Jember. Kemudian kata Ulum, hasil TPA hendaknya dipublikasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat terutama orang tua murid dapat mengetahui hasil studi putranya. mengenai tehnis, Ulum memasrahkan kepada dinas pendidikan.

(2,048 views)
Tags: