Polisi Malaysia Tembak Mati Warga Lumajang

Seorang tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia, tewas di tembak polisi setempat, karena mencoba melawan saat akan ditangkap. TKI berinisial AH warga lumajang ini ditangkap karena terlibat aksi perampokan. Kepala kantor Imigrasi Jember Jon Rais menerangkan, pihaknya menerima surat resmi dari atase di Penang Malaysia, yang menanyakan apakah benar Imigrasi Jember pernah mengeluarkan paspor atas nama AH. Setelah di cek dalam data base imigrasi Jember, ternyata benar AH beberapa tahun yang lalu mengurus paspor di kantor Imigrasi Jember untuk bekerja di Malaysia.

Menurut Jon Rais, pada hari yang sama pihaknya mengirimkan jawaban melalui fax kepada atase di Penang. Informasi terakhir lanjut Rais, AH tewas dalam penangkapan tersebut. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi lagi kapan jenasah AH akan dipulangkan.

AH menambah banyaknya tenaga kerja asal Indonesia yang terlibat masalah di negeri jiran Malaysia. Berdasarkan data yang dihimpun Kiss FM, pendatang asal Indonesia menduduki urutan pertama sebagai pendatang yang terlibat persoalan criminal. Tahun 2007 lalu polisi kriminal Malaysia mencatat hampir 2 ribu pendatang asal Indonesia terlibat kasus criminal, disusul pendatang asal Filipina pada urutan kedua.

Dengan adanya keputusan pemerintah Malaysia yang akan melakukan PHK terhadap 100 ribu tenaga kerja asal Indonesia untuk melindungi tenaga kerja dari malaysia sendiri, diprediksi akan menimbulkan permasalahan baru. Meski demikian atase bidang tenaga kerja di KBRI untuk Malaysia, bisa memahami keputusan pemerintah Malaysia ini. Sebab saat ini banyak warga Malaysia yang tidak memperoleh kesempatan kerja, karena perusahaan di Malaysia lebih suka tenaga kerja asing yang dinilai lebih aktif dan loyal.

Sementara menteri tenaga kerja dan transmigrasi Eman Suparno usai bertemu menteri dalam negeri Malaysia Dato Sri Syed Hamid Alba mengatakan, pemerintah Indonesia akan memberikan pelatihan bagi TKI yang dipulangkan jika mereka memutuskan akan beralih profesi. Bahkan jika ada TKI yang memiliki kemampuan berwiraswasta, pemerintah akan memberikan pinjaman lunak sebagai modal usaha.

 

(743 views)
Tag: