KIPP Pesimis Sosialisi Yang Dilakukan KPUD Jember Berhasil Tingkatkan Peran Serta Masyarakat

Komite Independen Pemantau Pemilu atau KIPP menilai, sosialisasi pencoblosan yang dilakukan KPUD Jember tidak maksimal. Sebab dari pantauannya, dalam sosialisasi yang dilakukan KPUD dengan sasaran pemilih marginal, hanya puluhan orang yang bisa tercover dalam tiap titiknya. Padahal jumlah kelompok-kelompok marginal ini tiap tiik mencapai ratusan orang.

Koordinator monitoring KIPP Jember Ahmad Faidi menerangkan, selain keterlambatan turunnya anggaran, jangkauan KPU dalam melakukan sosialisasi juga sangat sempit. Dengan kondisi seperti ini Faidi menilai sosialisasi yang dilakukan KPU menjadi percuma. Hal ini akan terlihat minimnya partisipasi kelompok marginal dalam pemilu 9 April mendatang.

Seharusnya lanjut Faidi, jika memang menjadikan kelompok marginal sebagai sasaran sosialisasi, KPU seharusnya menggandeng ormas-ormas yang tentu memiliki daya jangkau yang lebih luas. Jika KPU mengatakan suksesnya pemilu menjadi tanggung jawab bersama, seharusnya KPU tidak menempatkan dirinya sebagai lembaga eksklusif yang tidak mau bekerja sama dengan lembaga lain.

Lebih jauh Faidi menerangkan, anggaran tidak bisa dijadikan tolak ukur keberhasilan sosialisasi. Jika dijalin komunikasi yang baik, Faidi yakin ormas-ormas mau membantu KPU dalam rangka melakukan sosialisasi dengan sasaran yang sama. Sebab hanya dengan cara inilah peran serta masyarakat dalam pemilu mendatang bisa dimaksimalkan.

Sementara anggota KPUD Jember Mohammad Eksan ketika dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, sosialisasi yang dilakukan KPUD Jember memang terlambat dari jadwal semestinya. keterlambatan ini lanjut Eksan, disebabkan baru turunnya anggaran yakni sekitar 2 minggu yang lalu.

Meski demikian KPUD Jember berupaya keras untuk meningkatkan peran serta masyarakat, dengan melakukan sosialisasi di 31 titik, dengan sasaran pemilih marginal. baik pemilih dengan tingkat pendidikan rendah, ekonomi lemah maupun masyarakat dengan keterbatasan informasi.

 

(785 views)
Tag: