Setelah 15 Pejabat DKLH, Kali Ini Giliran 10 Pejabat Dishub Diperiksa Tim Kejaksaan Agung

Tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi dan kejaksaan Negeri Jember terus bekerja ekstra keras, memenuhi target waktu untuk mengumpulkan data kasus dugaan korupsi penggunaan APBD Jember tahun 2002-2007. Pemeriksaan yang rencananya dilakukan terhadap 32 orang pejabat pemkab, dilakukan secara marathon, bahkan sampai malam hari. Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di aula Kejaksaan Negeri Jember.

Tidak ada satupun anggota tim yang bersedia memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan ini. Kepala Kejaksaan Negeri Jember Irdham ketika dikonfirmasi juga nampak enggan memberikan keterangan. Irdham mengaku belum ngecek hasil pemeriksaan dan meminta masyarakat untuk sedikit bersabar.

Meski demikian dari informasi yang berhasil dihimpun KISS FM di Kejaksaan Negeri Jember, sejak pagi hingga malam hari kemarin sedikitnya 15 orang pejabat Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup menjalani pemeriksaan.

Rabu (18/2) siang kejaksaan mengagendakan memeriksa 10 orang pejabat Dinas Perhubungan Jember. Namun sampai jam 13.00 wib, baru ada 7 orang pejabat Dishub yang memenuhi panggilan Kejaksaan. Tampak beberapa mobil dan staf Dinas Perhubungan mondar-mandir mensuplai data untuk pejabat yang sedang diperiksa.

Sementara salah satu pengacara Mohammad Holili mengaku sudah menerima permintaan pendampingan dari dua orang pejabat Pemkab Jember melalui telepon, terkait pemeriksaan ini. Sayangnya Holili tidak bersedia menyebutkan nama dan dari instansi mana kedua pejabat yang dimaksud.

Diberitakan sebelumnya tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Jember, melakukan pemeriksaan terkait laporan  masyarakat atas dugaan penyelewengan APBD Jember 2002-2007. 6 orang anggota tim ini akan melakukan pemeriksaan terhadap 32 orang pejabat Pemkab mulai hari Selasa hingga Jumat mendatang.

(1.322 views)
Tag: