Satgas Temukan Pelanggaran SOP pada Dugaan Keracunan MBG di Umbulsari

Kawan KISS FM

Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis atau MBG di SMP Negeri 1 Kecamatan Umbulsari diduga kuat dipicu oleh pelanggaran standar operasional prosedur dalam pengolahan dan pengawasan makanan.

Tim Satgas Pengentasan Kemiskinan dan MBG Jember menyebut, hasil penelusuran awal menemukan ketidaksinkronan keterangan di lapangan, termasuk tidak dilaksanakannya pengambilan sampel makanan sebagaimana diatur dalam SOP.

Ketua Satgas Pengentasan Kemiskinan dan MBG Jember, Akhmad Helmi Luqman, Jumat 6 Februari, mengatakan penyedia MBG tidak menyiapkan sampel makanan yang seharusnya disimpan selama dua hari untuk kepentingan pemeriksaan jika terjadi kejadian tidak diinginkan.

Selain itu, Helmi menyebut ada kemungkinan permasalahan pada proses pengolahan dan pemilihan bahan makanan, meski belum ada kepastian satu jenis menu tertentu sebagai penyebab keracunan. Pihak puskesmas juga mencatat, sejumlah guru yang tidak mengonsumsi susu tetap mengalami gejala mual.

Terkait jumlah korban, Helmi menjelaskan, dari laporan terbaru terdapat sekitar 13 orang yang sempat dirawat, dengan kondisi terus membaik. Saat ini, sebagian besar telah dipulangkan, dan tersisa tiga orang yang masih dalam pemantauan.

Namun demikian, Satgas menegaskan status kejadian masih dugaan keracunan, karena gejala muncul sehari setelah konsumsi MBG dan tidak terjadi secara merata di seluruh titik distribusi. 

Sebagai tindak lanjut, tim Satgas memberikan teguran lisan kepada pengelola MBG dan meminta kepatuhan penuh terhadap SOP yang ditetapkan Badan Gizi Nasional. Kasus ini juga akan dilaporkan secara administratif ke Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Jember.

Rusdi.

(222 views)