Tidak Dibuang ke Laut Celurit Dalam Insiden Alun-Alun Puger Berdarah Dikubur di Belakang Rumah Pelaku

As warga Desa Mojosari Kecamatan Puger, tersangka pembunuhan Madi Rahmadani sempat membuat pengakuan bahwa celurit yang digunakan untuk membacok korban dibuang ke laut. Namun ternyata polisi berhasil menemukan celurit tersebut di belakang rumah tersangka berinisial RDS.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantasson menceritakan, sesuai keterangan yang diberikan tersangka AS, celurit yang digunakan untuk membacok korban dibuang ke laut. Sehingga polisi langsung melakukan penyisiran dan berhasil menemukan sarung dari celurit tersebut.

Namun lanjut Jumbo setelah pihaknya berhasil menangkap seluruh tersangka, ternyata keterangan yang disampaikan tersangka AS tidak semuanya benar. Celurit tersebut ternyata dibawa kabur oleh tersangka RDS, lalu dikubur di belakang rumahnya. Selain mengamankan barang bukti berupa celurit, polisi juga mengamankan tiga sepeda motor yang digunakan saat terjadinya pengeroyokan terhadap korban.

Diberitakan sebelumnya, tidak butuh waktu lama akhirnya Tim Resmob Polres Jember berhasil menangkap empat tersangka lainnya dalam kasus pembacokan yang menyebabkan Madi Rahmadani warga Desa Puger Wetan Kecamatan Puger meninggal dunia. Mereka berhasil ditangkap pada selasa pagi di tempat persembunyiannya di lokasi yang berbeda.

(64 views)