Warga Kalibaru Tak Sengaja Tembak Rekannya Hingga Tewas

snapan

SA, warga Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi mengaku tidak sengaja menekan pelatuk senapan angin yang hendak dibelinya, hingga mengenai tepat dibawah bola mata rekannya bernama Muhammad Erfan, warga Dusun Malangsari, Desa Kebunrejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Sementara penjual snapan tersebut bernama Mashudah, warga Desa Garahan, Kecamatan Silo juga mengaku sudah memperingatkan tersangka agar berhati-hati.

Kapolres Jember, AKBP Alfian Nurrizal menceritakan semula korban bersama tersangka mendatangi rumah Huda untuk melihat dan sekaligus membayar snapan yang dibelinya. Lalu Huda menyerahkan snapan tersebut sambil mengingatkan agar berhati-hati karena senapan tersebut telah diisi amunisi dan sudah dipompa.

SA lanjut Alfian, langsung menerima snapan tersebut dan bermaksud meletakkan dengan posisi berdiri di samping lemari ruang tamu rumah Hudah. Namun karena senapan tersebut hendak terjatuh menyebabkan SA reflek memegang senapan tersebut dan tepat mengenai pelatik atau triger. Sehingga menyebabkan amunisi yang ada meletus keluar mengenai tepat di bawah kelopak mata bagian kanan korban.

Korban sendiri sempat dibawa ke Puskesmas setempat. Namun karena luka yang dideritanya cukup parah menyebabkan nyawa korban tidak tertolong.

Lebih lanjut Alfian menjelaskan, dari tangan tersangka polisi satu pucuk senapan angin merk mas gun kaliber 4,5 mm, selembar surat kepemilikan senapan angin yang belum diisi,  dan 100 butir amunisi. Tersangka mengaku rencananya snapan tersebut akan digunakan untuk berburu tupai.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 359 KUHP dengan ancaman maksimal lima tahun penjara. Sementara penjual snapan Mashudah hingga saat ini masih menjalni proses pemeriksaan lebih lanjut.

(96 views)