Antisipasi Politik Uang Bawaslu Tingkatkan Pengawasan Partisipatif

Untuk mencegah terjadinya politik uang pada Pilkada Jember 2020 mendatang, Bawaslu Jember mulai intens melakukan sosialisasi untuk meningkatkan pengawasan partisipatif. Demikian yang disampaikan Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka, usai acara sosialisasi Desa Partisipatif, di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Sabtu pagi.

Menurut Thobrony, pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia masih kerap diwarnai politik uang, meski sebenarnya sudah dilarang oleh undang-undang. Karena itulah agar pilkada Jember tahun 2020 mendatang, tidak ada lagi praktik politik uang, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakatb untuk menciptakan pengawasan parsitipatif. Karena memang berdasarkan tingkat pengawasan parsitipatif terbilang rendah.

Dengan adanya peningkatan pengawasan partisipatif lanjut Thobrony, pihaknya berharap masyarakat bisa dengan cepat melaporkan jika menemukan indikasi dugaan politik uang maupun pelanggaran pemilu lainnya. Sehingga pemilu di Kabupaten Jember nantinya dapat berjalan aman, damai tanpa politik uang.

Lebih lanjut Thobrony menjelaskan, kedepannya pihaknya akan membentuk 10 desa partisipatif dan desa anti politik uang. Diharapkan nantinya laporan pelanggaran pemilu yang disampaikan masyarakat langsung dapat meningkat.

(54 views)