Istri dan Anak Surono Terancam Hukuman Mati

Kedua pelaku pembunuhan Surono, berinisial BSN dan BHR yang merupakan istri dan anak korban terancam hukuman mati. Sebab kedua tersangka diduga kuat melakukan pembunuhan tersebut secara terencana.

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal menceritakan, sebelum akhirnya membunuh korban dan mengecornya tersangka BHR bekerja di Bali. Baru kemudian pulang ke rumahnya ketika merasa tidak terima tidak dapat bagian dari hasil penjualan kopi ayahnya sebesar 140 juta rupiah. BHR dan BSN ini semakin dendam kepada korban setelah mengetahui korban dekat dengan perempuan lain.

Hingga suatu ketika BHR dan BSN merencanakan untuk membunuh korban. Hingga akhirnya rencana tersebut dilaksanakan pada akkhir bulan Maret 2019, dengan cara memukul bagian kepala korban dengan sebuah linggis.

Tidak cukup sampai di situ, untuk menghilangkan jejak kedua pelaku mengubur mayat korban dengan cara dicor di belakang rumah. Bahkan karena sempat retak tersangka BHR yang baru tiga hari kembali ke Bali pulang ke rumahnya memperbaiki beton kuburan korban, yang selanjutnya dibuat bangunan permanen di atasnya agar tidak terendus orang lain.

Sesuai dengan runtutan kronologi pembunuhan tersebut Alfian memastikan pelaku membunuh korban secara terencana. Sehingga kedua pelaku dijerat pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP juncto pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

(48 views)