Masyarakat Siap Ikuti Larangan Penjualan Minyak Curah

Meski jumlah permintaan setiap hari cukup tinggi, masyarakat maupun pedagang menyatakan siap mengikuti aturan pemerintah, jika memang penjualan minyak goreng curah dilarang.

Anita salah satu pedagang kebutuhan pokok, mengaku mampu menjual minyak goreng curah minimal 75 kilogram sehari. Masyarakat banyak yang membeli minyak curah, selain harganya yang lebih murah dari harga minyak goreng kemasan, jumlahnya juga lebih banyak karena dijual perkilogram.

Meski demikian Anita akan mengikuti aturan pemerintah, jika memang larangan penjualan minyak curah akan diberlakukan mulai awal 2020 mendatang. Sebagai pedagang dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada konsumen, akan memilih mengkonsumsi minyak goreng kemasan atau minyak curah.

Sebelumnya menteri perindustrian dan perdagangan, berencana memberlakukan larangan penjualan minyak curah mulai 1 januari 2020 mendatang. Sebab minyak curah yang beredar saat ini dinilai tidak sehat, karena berasal dari minyak goreng bekas pakai restauran-restauran.

 

(34 views)