Anggaran Asrama Haji Diprediksi Akan Menyumbang Silpa

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Jember Hermanto Rahman, pesimis anggaran pembangunan Asrama Haji bisa terserap maksimal. Jika ternyata memang tidak terserap maksimal, tentu anggaran ini akan menyumbang angka silpa yang cukup tinggi.

Hermanto berpendapat, jika rencana pembangunan asrama haji sudah direncanakan dalam APBD awal, mestinya proses lelang bisa dilakukan diawal tahun anggaran, agar waktu pengerjaannya cukup lama. Tetapi jika baru dilaksanakan mulai bulan Oktober seperti saat ini, praktis waktu yabg tersedia hanya 3 bulan berjalan sampai akhir tahun anggaran.

Hermanto ragu anggaran pembangunan proyek fisik senilai 17 milyar rupiah bisa terlaksana dalam waktu 3 bulan berjalan. Hermanto berpendapat, jika sudah tahu anggaran tersebut tidak mungkin bisa terlaksana, mestinya pemkab bisa mengalihkan anggarab tersebut untuk kepentingan masyarakat lainnya yang lebih mendesak.

Diberitakan sebelumnya Senin pagi Bupati Melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama haji di kawasan ajung, yang rencananya untuk mendukung realisasi bandara notohadinegoro sebagai embarkasih antara. Tahap awal kali ini dialokasikan anggaran senilai 17 milyar, Untuk membangun 135 kamar dengan daya tampung 400 orang jamaah. sementara sisanya akan di alokasikan dalam APBD dan P-APBD 2020 mendatang.

(67 views)