Kencing Sembarangan Saat Berburu Di Kebun Durjo Pelajar Asal Antirogo Tersesat Selama Dua Hari

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, akhirnya seorang pelajar bernama Muhammad Nur Hafifi warga Kelurahan Antirogo Kecamatan Sumbersari, yang hilang saat berburu ayam hutan di kebun Durjo Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi,selasa pagi, ditemukan dalam keadaan linglung. Korban hilang usai nekat buang air kecil di bawah pohon besar meski sudah dilarang.
Kapolsek Sukorambi Akp Ribut Budiono menceritakan, awalnya korban bersama dua rekannya bernama Hendra Riski Sahbana dan Erief Wildaniar, berburu ayam hutan di kebun durjo dengan membawa senapan angin. Selang empat jam kemudian korban memberitahu kepada temannya akan membuang air kecil di sebuah pohon.
Mengetahui hal itu rekan korban melarangnya, dan menyarankan agar buang air kecil setelah turun saja. Bukannya mengurungkan niatnya, korban justru menantang dan buang ari kecil di bawah pohon tersebut. Saat itulah korban tiba-tiba suka berbicara sendiri seperti orang kesurupan. Sektar pukul 14.30 wib korban bersama rekannya turun dari kebun mengendarai sepeda motor, dengan posisi korban berada di depan.
Sesampainya di pertigaan jalan baru perhutani, motor milik rekan korban mogok. Namun korban terus melanjutkan perjalanan dan meninggalkan kedua rekannya. Di situlah kemudian kedua rekan korban kehilangan jejak korban. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Sukorambi.
Setelah dilakukan pencarian bersama basarnas selama dua hari lanjut ribut, akhirnya selasa pagi korban ditemukan dalam keadaan lemas dan linglung, di pinggir sungai. Saat dibawa ke puskesmas setempat, korban masih berbicara ngelantur dan mengaku saat tersesat korban melihat keramaian seperti karnaval di tengah hutan.

(66 views)