Kasus Hilangnya Nama Caleg Hanura di Dapil 2 Dilimpahkan ke Bawaslu Provinsi Jawa Timur

Bawaslu Kabupaten Jember dalam satu sampai dua hari kedepan, akan melimpahkan kasus hilangnya nama salah satu Caleg Hanura Dapil 2 dalam surat suara ke Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka Kamis siang.

Menurut Thobrony, kasus hilangnya nama salah satu Caleg Hanura di Dapil 2 menjadi temuan pelanggaran pemilu. Sehingga sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 8 Tahun 2018, temuan pelanggaran pemilu akan disidangkan oleh Bawaslu Provinsi.

Apalagi dalam kasus ini ada kemungkinan akan melibatkan KPU RI, sehingga Bawaslu Provinsi yang berwenang. Kasus ini menurut Thobrony, bisa saja berlanjut ke Mahkamah Konstitusi sebagai sengketa pemilu. Namun tentu saja prosesnya harus menunggu putusan sidang administrasi di Bawaslu, sebagai dasar acuan untuk diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

Diberitakan sebelumnya surat suara yang digunakan dalam pemilu 17 April lalu di Dapil 2, berbeda dengan Daftar Calon Tetap atau DCT yang ditetapkan KPU. Di mana salah satu Caleg Hanura nomor urut 5, tidak tercantum dalam surat suara sehingga haknya untuk dipilih menjadi hilang.

(62 views)