Mahsiswa Unej Ciptakan Aplikasi INSAF Untuk Memperbaiki Nasib Petani

IMG-20190513-WA0009

Untuk membantu para petani dalam bercocok tanam hingga proses pemasaran hasil petaniannya, tiga mahasiswa Fakultas Teknik bernama M Firza Fahreza, Bukhori Muslim dan Syarifudin Haris Afifi meluncurkan aplikasi Indomesia Smart Farmer atau INSAF berbasis android.

Kepada sejumlah wartawan Bukhori menjelaskan, inisiatif untuk meciptakan aplikasi INSAF ini berawal dari keresahannya melihat kondisi petani di Desa Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi tempat tinggalnya. Di mana pengetahuan petani di sana terkait teknik bercocok tanam hingga proses pemasaran masih sangat rendah. Sehingga tidak jarang petani menjual hasil taninya kepada tengkulak dengan harga yang cukup murah.

Karena itulah dirinya bersama dua temannya bernama M Firza Fahreza dan Syarifudin Haris Afifi asal Probolinggo dan Situbondo menciptakan aplikasi INSAF. Meski saat ini aplikasi yang diciptakannya masih butuh waktu untuk dikembangkan, namun Bukhori sudah menargetkan beberapa menu yang sangat bermanfaat bagi para petani. Di antaranya perkiraan cuaca resmi dari BMKG, Forum Antar Petani, pinjaman modal petani, pertanyaan kepada ahli pertanian, hingga penentuan harga jual yang ada di pasar.

]Lebih lanjut Bukhori menjelaskan, mengingat masih sibuknya dengan jadwal kuliah, membuat kesempatan untuk membangun relasi dengan dinas pertanian dan sejumlah pihak terkait masih sulit dilakukan. Sehingga saat ini, masih mengandalkan informasi yang diperoleh langsung dari para petani. Meski demikian bukhori menargetkan aplikasi yang dibuatnya dapat bermanfaat bagi petani seluruh Indonesia.

(109 views)