Polres Jember Sita Puluhan Ribu Pack Rokok Ilegal Asal Madura

IMG_20190201_101743_HDRUnit Reskrim Polsek Jenggawah Kamis malam berhasil menyita puluhan ribu pack rokok ilegal, berbagai merk yang berasal dari Kabupaten Pamekasan Madura yang hendak diedarkan di Kecamatan Jenggawah dan Pakusari. Dalam kasus ini polisi berhasil mengamankan 3 orang kurir berinisial HR, HS, dan AS warga Desa Batu Kerbuy Kecamatan Pasirian Kabupaten Pamekasan.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo menceritakan terungkapnya penyelundupan rokok ilegal ini, berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan bahwa ada sebuah mobil yang diduga mengangkut rokok ilegal hendak diedarkan di Kecamatan Jenggawah. Berbekal informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Jenggawah melakukan penyelidikan hingga akhirnya diketahui mobil yang diduga mangku negara tersebut, sedang melintas di Jalan Desa Klatakan Kecamatan Tanggul.

Saat mobil tersebut dihentikan dan digeledah, selain mengamankan tiga orang kurir, polisi berhasil menemukan sebanyak 50 bal rokok illegal berbagai merek, di antaranya merk Grand Max sebanyak 15 bal, Grand Premium sebanyak, Net Geo Mild sebanyak 10, dan Sugon sebanyak 10 bal, atau dengan total 25 ribu lebih pack rokok ilegal.  Ketiga kurir mengaku mereka hanya mengantarkan rokol ilegal milik tersangka T di pamekasan, dengan imbalan 20 ribu per balnya. Rencananya barang ilegal, tersebut dibawa dari Kabupaten Pamekasan dan hendak diedarkan di Kecamatan Jenggawah dan Pakusari.

Karena kasus ini merupakan kewenangan dari pihak bea cukai maka Jumat yang ketiga tersangka beserta barang buktinya langsung diserahkan ke pihak Bea Cukai Cabang Kabupaten Jember. Meski demikian Kusworo berjanji akan terus melakukan pengembangan hingga tersangka utamanya berinisial T yang berada di Kabupaten Pamekasan berhasil ditangkap.

Sementara Kepala Kantor Bea Cukai Cabang Jember Tubagus Firman menjelaskan, diduga kuat rokok ilegal yang berhasil disita oleh Polres Jember kali ini merupakan produk pabrikan yang dibuat dengan teknologi modern. Berdasarkan perhitungan sementara total kerugian negara akibat penyelundupan rokok ilegal ini mencapai 118 juta rupiah.

Selanjutnya piha Bea Cukai Cabang Jember akankan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap jaringan ketiga tersangka. Jika memang ditemukan adanya unsur pidana, maka Firman memastikan akan memproses ketiga tersangka sesuai dengan pasal 113 junto pasal 57 ayat 2 undang-undang nomor 7 tahun 2014, tentang perdagangan dengan ancaman minimal 1 tahun penjara.

(137 views)