Iklan Kampanye di Media Massa Hanya Boleh dilakukan 21 Hari Menjelang Hari Tenang

Seperti pemilu-pemilu sebelumnya KPU membatasi dilakukannya iklan kampanye di media massa. Untuk pemilu 2019 mendatang, peserta pemilu hanya boleh memasang iklan kampanye di media massa 21 hari menjelang masa tenang, dengan durasi dan frekuensi yang sudah ditentukan.

Komisioner KPU Kabupaten Jember Ahmad Hanafi menjelaskan, aturan pemasangan iklan kampanye di media massa masih tetap sama seperti pemilu terdahulu, yakni dengan pembatasan durasi dan frekuensi. Hanya saja dalam pemilu 2019 nanti, iklan kampanye di media massa boleh dilakukan 21 hari menjelang hari tenang.

Sedangkan pemberitaan mengenai kegiatan kampanye menurut Hanafi tidak ada pembatasan yang dilarang adalah iklan media massa yang dikemas seperti pemberitaan atau yang dalam jurnalistik dikenal dengan adventorial. Sehingga iklan kampanye media massa hanya boleh dilakukan dalam bentuk spot iklan atau iklan display.

Untuk pemberitaan kegiatan kampanye lanjut Hanafi, meski tidak ada pembatasan tentu harus berimbang sesuai dengan kaidah jurnalistik. Karena itu yang bisa menilai dan melakukan penindakan terkait pemberitaan kegiatan kampanye adalah Dewan Pers, dan Komisi Penyiaran untuk media Radio dan Televisi.

(53 views)