14 Paguyuban Angkutan Online Tolak Kesepakatan Damai Terbaru

IMG-20180809-WA0021Sedikitnya 14 perwakilan paguyuban angkutan online, Kamis siang mendatangi Polres Jember. Mereka menyatakan menolak isi kesepakatan antara angkutan online dan konvensional Rabu siang, karena dinilai perwakilan pengemudi online yang hadir bukan representasi mereka. Karena itu paguyuban angkutan online minta diadakan pertemuan ulang.

Usai bertemu Kapolres Jember Indra salah satu ketua paguyuban angkutan online mengatakan, perwakilan yang hadir dalam pertemuan Rabu pagi di Mapolres Jember, sama sekali tidak mewakili pengemudi online di Jember. Sebab nyatanya tidak ada satupun paguyuban pengemudi online yang mengetahui hasil kesepakatan tersebut.

Karena itu 14 paguyuban angkutan online hari ini menandatangani surat pernyataan menolak isi kesepakatan dari hasil pertemuan Rabu siang. Mereka meminta diadakan pertemuan ulang, dengan melibatkan seluruh paguyuban online dengan menghadirkan bupati sebagai pemangku kebijakan.

Sementara Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, pihaknya hanya diminta menyediakan tempat pertemuan, karena di Pemkab sedang dipakai persiapan acara JFC. Sedangkan siapa-siapa yang diundang seluruhnya dihandle oleh Dishub.

Meski Demikian Kusworo berjanji akan membuat pertemuan ulang antara paguyuban angkutan konvensional dengan angkutan online Senin pekan depan, sekaligus mengundang YLKI mewakili masyarakat sebagai konsumen yang kemungkinan akan dipimpin langsung oleh bupati.

Dalam kesepakatan Rabu siang lanjut Kusworo, jelas tertulis berlaku 3 hari sejak ditetapkan untuk sosialisasi,, artinya kesepakatan tersebu baru akan berlaku sejak hari Sabtu besok. Kusworo berharap sebelum pertemuan lanjutan Senin pekan depan, baik angkot konvensional maupun online sama-sama bisa menahan diri, jangan sampai terjadi gesekan di jalanan.

(582 views)