Dua Penambang Emas Ilegal ditangkap

IMG_20180711_153900Unit Reskrim Polsek Rambipuji, Selasa dini hari, berhasil menangkap dua orang yang diduga penambang emas ilegal berinisial NK warga desa Nogosari, dan AH warga Desa Karang Anyar Ambulu.

Kapolsek Rambipuji AKP Sutrajo menceritakan, awalnya Unit Reskirm Polsek Rambipuji menerima laporan dari warga yang melihat tersangka NK yang kesehariannya sebagai kuli bangunan bersama tersangka AH, sedang mengangkut bahan material yang diduga hasil tambang emas ke dalam rumahnya. Berdasarkan informasi tersebut, Unit Reskrim Polsek Rambipuji yang sedang melakukan patroli di Desa Nogosari, langsung mendatangi rumah NK.

Setelah digeledah, polisi berhasil menemukan barang bukti berupa sebuah alat gelondong,selembar kanebo, 2 ons air raksa, material tambang, sebuah palu, dan 1,8 mili gram emas hasil tambang. Sementara kedua tersangka yang tidak dapat menunjukkan Surat Ijin Usaha Pertambangan atau IUP,akhirnya digelandang ke Mapolsek Rambipuji.

Lebih lanjut Sutarjo menjelaskan, di hadapan petugas tersangka mengaku memang sudah lama menjadi penambang emas ilegal, di Gunung Manggar di Kecamatan Wuluhan. Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 158 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batu Bara, dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara, dan denda 10 miliar Rupiah.

(63 views)