Kapolres Warning Agar Tidak Menggunakan Tempat Ibadah untuk Kegiatan Kampanye

Kapolres Jember AKBP Kusworo berharap, masyarakat benar-benar mematuhi larangan digunakannya tempat ibadah untuk kegiatan kampanye. Sebab hal ini dikhawatirkan justru akan menimbulkan konflik di masyarakat.

Menurut Kusworo masyarakat khususnya di pedesaan, sangat rawan menggunakan tempat ibadah untuk kegiatan kampanye. Padahal strategi kampanye di tempat ibadah, rawan menimbulkan benturan antar masyarakat yang berbeda pilihan politik.

Karena itu untuk menghindari terjadinya konflik di masyarakat hanya karena persoalan politik, Kusworo minta masyarakat tidak menggunakan fasilitas ibadah untuk kegitan kampanye. Jika masih saja ada yang melanggar, dirinya tidak akan segan melakukan penindakan hukum.

Diberitakan sebelumnya, memasuki masa kampanye Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018, dewan Masjid Indonesia atau DMI Cabang Jember juga dengan tegas melarang Masjid dan Mushallah, digunakan sebagai tempat kampanye pasangan calon.

(42 views)