Bupati Tak Akan Kembalikan Posisi Sekretaris DPRD

Bupati jember Faida bersikukuh tidak akan mengembalikan posisi sekretaris DPRD, meski persoalan ini sempat menjadi polemik hingga menyebabkan DPRD menggunakan hak interpelasi. Bahkan gubernur jawa timur sukarwo juga telah mengirimkan surat teguran kepada Bupati.

Kepada sejumlah wartawan Faida mengaku sudah menerima surat dari gubernur jawa timur tersebut. Namun menurutnya dalam surat gubernur tidak ada perintah untuk mengembalikan posisi Sekwan. Sehingga menurut Faida dirinya tidak perlu mengubah surat keputusan untuk mengembalikan posisi Sekwan.

Untuk itu lanjut faida, proses lelang jabatan Sekretaris DPRD tetap dilanjutkan. Nantinya dari hasil lelang jabatan itu akan diajukan 3 nama kepada pimpinan DPRD, selanjutnya pimpinan DPRD akan menunjuk satu diantara 3 nama yang diajukan tersebut sesuai aturan.

Sementara dalam proses lelang jabatan tercatat 6 orang pelamar untuk menempati posisi sekretaris DPRD. Setelah melalui proses seleksi administrasi dan tes tulis, 4 orang diantaranya yakni Jupriono, Mansur, Slamet Wijoko dan Suprihandoko dinyatakan lulus. Selanjutnya keempat kandidat tersebut akan mengikuti wawancara dan fit propertest untuk diambil 3 kandidat.

Diberitakan sebelumnya DPRD Jember menggunakan hak interpelasi, karena menilai proses pencopotan Sekretaris DPRD oleh Bupati tanpa melalui persetujuan pimpinan DPRD seperti yang diatur dalam Undang-Undang. Bahkan Gubernur Jawa Timur Sukarwo juga telah berkirim surat kepada bupati, agar dalam proses memberhentikan dan mengangkat sekretaris DPRD dilakukan sesuai prosedur perundang-undangan.

(72 views)