DPC PKB Jember Nilai Dalam Setahun Belum Ada Progam Bupati Yang Dirasakan Langsung Masyarakat

Buruknya pola komunikasi dan terlalu seringnya bupati melakukan kegiatan hanya untuk mencari popularitas, menjadi salah satu sorotan DPC PKB Jember dalam refleksi 1 tahun pemerintahan Faida-Muqit.

Hal ini disampaikan ketua DPC PKB Jember Miftahul Ulum Jumat pagi, tepat 1 tahun pemerintahan Faida-Muqit yang jatuh pada hari ini. Menurut Ulum, dalam catatan DPC PKB Jember terdapat sedikitnya 14 point yang perlu dicermati, agar tidak terulang ke tahun berikutnya. Diantaranya keterlambatan APBD, rendahnya penyerapan anggaran serta kebijakan-kebijakan yang jelas menabrak peraturan perundang-undangan.

Selama ini sejumlah pihak menilai dewan menghambat proses pembangunan. Padahal Ulum menilai dewan tidak pernah menghambat, tetapi justru pola komunikasi yang dibangun oleh bupati sangat buruk. Ulum menilai bupati lebih sering melakukan kegiatan untuk mencari popularitas semata, padahal dengan terpilihnya sebagai bupati faida sudah jelas popularitasnya tinggi.

Sudah saatnya bupati menunjukkan kinerjanya kepada masyarakat dan membangun komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif. Jika pola yang dibangun tetap seperti tahun sebelumnya, Ulum yakin setiap tahun akan terjadi kegaduhan-kegaduhan politik.

DPC PKB Jember lanjut Ulum, belum melihat progam kerja bupati yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Masyarakat dalam setahun berjalan hanya disuguhi kegaduhan-kegaduhan akibat banyaknya kebijakan bupati yang tidak mematuhi aturan.

(547 views)