Polemik Coblos Tembus

Pelaksanaan Pemilu Kada di berbagai daerah sempat diwarnai dengan kisruh. Yang paling menonjol adalah kisruh soal surat suara yang tercoblos hingga tembus, di bagian cover surat suara. Seperti yang dilansir sejumlah media nasional, kisruh tersebut sempat terjadi di pilwali surabaya beberapa waktu lalu. Dimana petugas KPPS menyatakan surat suara tembus tidak sah, sedangkan kpu sendiri menyatakan surat suara yang tercoblos tembus sah, asalkan tidak mengenai calon lain. Terkait persolan tersebut, untuk mengantisipasi hal serupa, apa yang akan dilakukan kpu? Kemudian, bagaimana pula tanggapan pansus Pemilu Kada?

Kisruh surat suara coblos tembus sempat terjadi di beberapa tempat, seperti di Pilwali SurabayaDan Pemilu Kada Lamongan. Menurut Anggota Kpu Kabupaten Jember, Gogot Cahyo Baskoro, polemik sah atau tidaknya surat suara coblos tembus seperti yang terjadi di beberapa daerah, menjadi bahan bagi kpu jember untuk melakukan evaluasi. Sehingga hal serupa tidak akan terjadi di Pemilu Kada Jember.

Gogot menjelaskan, berdasarkan surat keputusan dari kpu pusat, surat suara yang tercoblos tembus tetap dinyatakan sah, asalkan tidak mengenai pasangan calon yang lain. Sehingga ini yang akan dijadikan dasar oleh kpu jember, jika muncul persoalan tersebut.

Gogot mengaku, untuk mengantisipasi hal serupa di jember, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen yang berkaitan dengan kpu. Baik PPK, PPS, KPPS, panwas, pasangan calon dan tim kampanye. Hal ini dimaksudkan, agar terjadi kesamaan persepsi antara semua pihak, terutama yang berkepentingan pelaksana Pemilu Kada Jember.

Selain itu lanjut Gogot, dalam waktu dekat, kpu melalui pps akan menggelar bimbingan tehnis kepada seluruh petugas kpps, terkait tehnis penyelenggaraan pemungutan suara. Serta kpu akan memberikan buku saku kepada seluruh petugas kpps.

Sementara itu, Anggota Pansus Pemilu Kada Jember, Mohammad Jufriyadi mengatakan, pada saat rapat evaluasi dengan pansus kemarin, kpu sudah menyatakan bahwa surat suara yang tercoblos tembus tetap dinyatakan sah. Asalkan tidak mengenai dengan pasangan lain.

Jufriyadi menyarankan, agar polemik tersebut tidak terjadi di jember, kpu kabupaten jember membuat surat kepada seluruh elemen yang berkepentingan dengan pemilu, tentang kriteria surat suara yang sah dan tidak sah.

Tidak jauh berbeda dengan Jufriyadi, Ketua Pansus Pemilu Kada, Saptono Yusuf mengatakan, mau tidak mau kpu harus bekerja keras untuk mensosialisasikan kepada penyelenggaran di bawah, terkait coblos tembus tetap dinyatakan sah.  Karena lanjut Ketua DPRD Jember itu, dirinya kawatir jika hal tersebut tidak tersosialisasi hingga ke tingkat bawah, maka akan muncul protes dari semua pasangan calon.

(615 views)
Tags: